Berita Metro

Senin, 11 Maret 2018  19:28

Ubaya Miliki Agrowisata Pendidikan

Ubaya Miliki Agrowisata Pendidikan
Fasilitas Lengkap: Rektor Ubaya Prof Joniato Parung (kiri) memberi penjelasan kepada pengunjung UPC.

SURABAYA (BM) – Universitas Surabaya (Ubaya) menambah fasilitas di Kampus 3 yang berada di Jl. Jolotundo, Desa Tamiajeng, Kec.Trawas, Kab.Mojokerto. Minggu (11/3), diresmikan Gapura Integrated Outdoor Campus (IOC), Ubaya Edu Agrowisata, dan Ubaya Penanggungan Center (UPC).

Pemasangan gapura pada gerbang masuk utama IOC akan menampilkan berbagai macam logo dari Ubaya, IOC, UTC dan UPC. Hal tersebut bertujuan untuk mengenalkan keberadaan kampus 3 Ubaya kepada masyarakat luas yang melewati area tersebut.

Rektor Ubaya Prof Joniarto Parung mengatakan, konsep pendidikan yang dikembangkan Ubaya adalah learning beyond the classroom, pembelajaran di dalam dan di luar kelas. Pembelajaran ini memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar dari interaksi dengan masyarakat, lingkungan kerja dan dari alam. “Konsep ini harusnya bukan hanya untuk tingkat perguruan tinggi saja, melainkan sekolah dasar, menengah bahkan bagi keluarga,” katanya.

Nyatanya, lanjut dia, generasi muda perkotaan saat ini sudah sangat asing dengan berbagai lingkungan alam khususnya pertanian, perkebunan atau peternakan. Ubaya memiliki lahan pertanian atau kebun yang saat ini diperuntukkan bagi warga Ubaya. Kami menamainya Ubaya Edu Agrowisata atau Agrowisata pendidikan. Saat ini generasi muda bisa belajar bagaimana proses pertumbuhan, pembuahan dan panen buah salak. Ubaya memberi kesempatan kepada masyarakat khususnya generasi muda untuk mendapatkan pengalaman memetik buah salak dan sebagainya langsung dari pohonnya.

“Saya melihat pengalaman menarik di Rumania, dimana setiap semester semua siswa harus belajar di luar kelas selama seminggu didampingi oleh gurunya. Siswa diminta menuliskan pengalamannya sesuai pengamatan masing-masing ketika mereka mengunjungi pantai, taman, tempat wisata, pasar dan lainnya,” ujarnya. Dia berharap, Dinas Pendidikan, mulai dari Surabaya bisa membuat kebijakan seperti itu. Siswa dapat belajar dari lingkungan melalui pengalaman pribadi tapi juga melatih kemampuan menulis, dan Ubaya memiliki lahan yang dapat dimanfaatkan untuk hal tersebut.

Ubaya Edu Agrowisata sendiri terdiri dari tiga kebun yang dibuka secara umum dan dapat dikunjungi oleh semua kalangan usia. Kebun pertama adalah edu agrowisata kebun salak, terutama jenis salak pondoh yang sudah ditanam puluhan tahun sebelumnya oleh Ubaya. Selanjutnya, terdapat edu agrowisata kebun kakao atau coklat dengan jenis bulkyang dapat diproses menjadi permen coklat dan sebagainya. Kebun terakhir adalah kebun kopi dengan mengedepankan jenis kopi liberika. Berbeda dengan kopi arabika dan robusta pada umumnya, kopi liberika rasanya lebih ringan sehingga bisa dinikmati oleh perempuan sekalipun.

“Konsep Ubaya Edu Agrowisata adalah suatu area dimana para wisatawan akan dapat melihat, belajar dan mencari informasi pengetahuan mengenai kebun salak, kakao dan kopi. Wisatawan akan diajak berkeliling dan dijelaskan dari cara penanaman, waktu panen dan sebagainya. Hasil olahannya juga akan ditunjukkan,” terang Wakil Direktur Operational IOC-Ubaya Trawas Theophilus Hermawan.

“Kedepannya dengan semakin lengkap fasilitas kampus 3 Ubaya sebagai Integrated Outdoor Campus, masyarakat dapat lebih mengenal Ubaya yang lebih menghargai pembelajaran di luar ruang. Dimana itu terkait dengan character building, pendidikan moral dan pemahaman konsep ideologi berpikir yang termasuk dalam soft skill. Hal tersebut sangat penting dan diupayakan oleh Ubaya dengan adanya kampus 3 ini”, jelas Theophilus Hermawan.

Ke depannya, kata Theophilus, dengan semakin lengkap fasilitas kampus 3 Ubaya sebagai Integrated Outdoor Campus, masyarakat dapat lebih mengenal Ubaya yang lebih menghargai pembelajaran di luar ruang. Di mana itu terkait dengan character building, pendidikan moral dan pemahaman konsep ideologi berpikir yang termasuk dalam soft skill. Hal tersebut sangat penting dan diupayakan oleh Ubaya dengan adanya kampus 3 ini. (sdp/udi)




Berita Terkait