Berita Metro

Selasa, 10 April 2018  20:14

Jajaran Polrestabes Surabaya Belajar Kehumasan di Unair

Jajaran Polrestabes Surabaya Belajar Kehumasan di Unair
Kuliah Bersama: Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan (lima dari kiri) berfoto bersama usai mengikuti perkuliahan.
SURABAYA (BM) – Posisi sebagai hubungan masyarakat (humas) di sebuah instansi tidak boleh lagi dipandang sebelah mata. Pasalnya, dengan kerja-kerja kehumasan, citra sebuah instansi itu dibangun. Tak terkecuali bagi instansi seperti Polrestabes Surabaya.

Untuk memperbanyak ilmu pengetahuan di bidang kehumasan, jajaran Polrestabes Surabaya mengikuti perkuliahan S2 Media dan Komunikasi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (Unair), Selasa (10/4). 25 orang polisi mulai dari masing-masing Polsek dihadirkan, termasuk Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan.

Kombes Pol Rudi Setiawan mengatakan, citra atau image seorang polisi maupun institusi polisi yang dapat dipercaya masyarakat harus keluar dan senantiasa dibangun. Untuk itu Polrestabes Surabaya terus memperbanyak ilmu pengetahuan tentang komunikasi. “Dengan belajar kehumasan ini, apa-apa yang telah kami lakukan untuk masyarakat Kota Surabaya dapat dikomunikasikan dengan baik," katanya. Sehingga, lanjut dia, tumbuh citra polisi yang baik, yang dapat melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat Kota Surabaya.

Dia mengungkapkan, saat ini kekurangan di jajaran Polrestabes Surabaya yang paling dominan dan dapat dirasakan adalah kemampuan berkomunikasi. Utamanya dalam memunculkan segala perbuatan yang sudah dilakukan polisi, sehingga bisa dikonsumsi masyarakat. "Kami telah berbuat dan kami memang layak dipercaya oleh masyarakat, itu harus dimunculkan," terangnya.

Bukan hanya itu, pihaknya juga mendapat tawaran beasiswa S2 dari Unair untuk jurusan Ilmu Komunikasi. Kuotanya lima orang. Hal itu sudah disampaikan kepada sumber daya manusia (SDM) di Polrestabes. "Kesempatan itu harus dimanfaatkan. Siapa saja polisi yang berkeinginan melanjutkan studi akan kami dukung penuh," tegasnya.

Kaprodi S2 Media dan Komunikasi FISIP Unair, Santi Isnaini menambahkan, perkuliahan bersama Polrestabes Surabaya ini baru pertama kali dilakukan. Yang paling banyak dibahas adalah tentang kehumasan, baik dari sudut teori maupun praktik. "Teori kehumasan tadi membahas sebenarnya humas itu seperti apa, kemudian kira-kira tantangannya seperti apa. Selanjutnya dibahas juga bagaimana praktik-praktik kehumasan yang dibutuhkan atau yang diharapkan dari pihak institusi kepolisian di Surabaya," katanya.

Santi mengungkapkan, proses belajar bersama ini merupakan bentuk kepedulian perguruan tinggi terhadap pemangku kepentingan. Karena memang suatu keniscayaan bagi perguruan tinggi untuk selalu bekerja sama dengan mereka. "Dan inilah bagian dari upaya berbagi tersebut," ujarnya. Dia pun berharap ada kegiatan kerja sama lanjutan.

Ketua Pusat Informasi dan Humas (PIH) Unair Suko Widodo berharap, dengan kuliah bersama ini, jajaran polisi di Surabaya dapat menjalankan tugasnya dengan lebih humanis dan ilmiah. "Ke depan, Unair akan membantu peningkatan kualitas SDM pihak kepolisian. Juga akan membatu riset-riset tentang kepolisian," tandasnya. (sdp)



Berita Terkait