Berita Metro

Rabu, 28 Februari 2018  16:31

GBT Siapkan Sarana Pertandingan Liga I

GBT Siapkan Sarana Pertandingan Liga I
SURABAYA (BM)  – Menjelang bergulirnya kompetisi Liga I Indonesia, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai menyiapkan Stadion Gelora Bung Tomo sebagai home base Tim Persebaya. Pembahasan kesiapan stadion Gelora Bug Tomo dilakukan di Komisi D DPRD Surabaya, Selasa (27/2). 
 
Dalam pertemuan tersebut, selain kalangan dewan, juga dihadiri beberapa organisasi perangkat daerah pemerintah kota, diantaranya, Bappeko, Dinas PU, Bina Marga dan pematusan, Dinas Kebersihan dan RTH, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Pekerjaan Umum, Permukiman, Perumahan Rakyat dan Cipta Karya, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup dan PDAM. Pembahasan terkait kesiapan GBT menindaklanjuti pertemuan dan sidak kalangan dewan ke stadion sebelumnya.
“Gedungnya memang bagu, kan kondisinya banyak yang rusak,” tutur Ketua Komisi D, Agustin Poliana.
 
Agustin menyebutan, kerusakan itu meliputi plafon dan sekat yang sudah jebol, kamar mandi yang tak terawat, kran banyak yang hilang. Ia menilai kondisi tersebut terjdi karena kurangnya perawatan. “ Tak ada anggaran perawatan, makanya banyak yang rusak,” tegasnya.
 
Polisi PDI Perjuangan ini mengatakan, kalangan dewan mengkonkretkan pembenahan gedung ke masing-masing OPD. Agustin meminta, Dinas Pemuda dan Olahraga akan menjalankan fungsinya melakukan pemeliharaan stadion, termasuk perawaatan kamar mandi dan  menyiapkan lampu halogen. “Karena banyak lampu sorot yang hilang. Lampu yang ada tak mencukupi, karena beberapa diantaranya kondisinya mati,” ungkapnya
 
Agustin menegaskan,  untuk pembangunan lahan parkir, Dinas PU, Bina Marga dan pematusan siap meratakan urukan dan pemadatan. Karena, sebelumnya sudah dilakuan pengurukan, namun karena bekas lahan tambak sehingga setelah diuruk , tanahnya kembali amblas. Diharapkan lahan yang sudah ada agar bisa digunakan lagi..
“Untuk rambu-rambu di parkir akan disiapkan Dinas Perhubungan. Dan nanti akan dilengkapi dengan lampu sorot,” tambahnya.
 
Agustin menambahkan, perlengkapan lain yang harus dipasang adalah Scoring Board, Ia mengakui, untuk memasang scoring board membutuhkan anggaran yang relatif besar, sekitar Rp. 12 M. Sedangkan, di APBD 2018 belum ada alokasi anggarannya. Apabila dimasukkan pada Perubahan Anggaran Keuangan PAK waktunya mepet, karena peralatan tersebut harus didatangkan dari luar negeri. “Makanya dianggarkan pada anggaran murni tahun depan,” katanya.
 
Ia mengaku kecewa, stadion GBT yang megah hingga saat ini belum memiliki scoring board. “Karena gak ada scoring board, akhirnya pakai spanduk,” ujarnya
 
Agustin merasa prihatin, gedung GBT tidak terpelihara dengan baik. padahal, stadion kebanggaan arek arek Suroboyo itu sudha 10 tahun berdiri. Dari pantauannya di lapangan, karena berada di lahan tambak, terdapat beberapa konstruksi yang turun. “Pilarnya memang kokoh, tapi konstruksikonstruksi kecil mengalami penurunan,” katanya.
 
Ia menengarai, minimnya perawatan karena tidak dipakai untuk pertandingan liga, akibat Persebaya kena skorsing, disamping penyewanya yang tak banyak. Sehingga tak ada anggaran operasional yang masuk. “Adanya Cuma tambal sulam untuk perbaian kecil-kecil,” lanjutnya
 
Agustin mengakui, biaya pemeliharan stadion sangat mahal, diperkirakan mencapai 100 M. Namun, untuk kesiapan Liga !, pemerintah kota segera membenahi sejumlah kerusakan yang ada. Ia memperkirakan sebelum liga 1 berjalan, 10 Maret mendatang perbaikan sudah tuntas. 
 
Menurutnya, untuk percepatan pembenahan, dan pengadaan barang prosesnya tak melalui lelang.
“Semua pengadaan lewat penunjukan langsung (PL),” pungkasnya.
 
Sementara, tim anggaran Bappeko dan Bagian Bina program melakukan koordinasi untuk menaksir besaran anggaran yang dibutuhkan dalam perbaikan stadion. (dji/udi)
 



Berita Terkait