Berita Metro

Kamis, 04 Januari 2018  22:49

2018, Satpol PP Lebih Gencar Tertibkan Bangunan Liar

2018, Satpol PP Lebih Gencar Tertibkan Bangunan Liar
SURABAYA (BM) – Satuan Polisi PAmong Praja (Satpol PP)  Kota Surabaya kembali akan melakukan penertiban bangunan liar pada tahun 2018. Utamanya, bangunan liar yang berdiri  di atas saluran dan di bantaran sungai.

Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Surabaya, Bagus Supriyadi mengatakan, pihaknya dalam melakukan penertiban berdasarkan surat bantib dari Dinas PU Bina Marga dan Pematusan. "Banyak bangunan yang sudah kami tertibkan. Baik yang semi permanen. Maupun bangunan permanen, termasuk di brandgang," katanya, Kamis (4/1).

Data yang dihimpun dari Satpol PP Kota Surabaya, dalam sepanjang tahun 2017, setidaknya ada sebanyak 847 bangunan liar yang sudah ditertibkan oleh Satpol PP Kota Surabaya. Bangunan liar tersebut berpotensi menimbulkan banjir ditengah kota dan kawasan kampung di musim penghujan. "Kami menertibkan sebanyak 847 bangunan liar. Semuanya tidak memiliki izin. Ada yang di sempadan jalan maupaun di atas saluran," jelasnya.

Ia mengatakan, Satpol PP  akan terus melakukan penyisiran bangunan liar yang ada di Surabaya. Tujuannya agar tidak menganggu ketertiban dan ketentraman masyarakat yang sudah mematuhi aturan.
"Targetnya semua bisa tertib, tidak ada bangunan liar," katanya.

Namun demikian,  di dalam menertibkan bangunan liar Satpol PP masih harus menunggu bantib dari organisasi perangkat daerah terkait.  Selain giat melakukan penertiban bangunan liar, Satpol PP Kota Surabaya juga akan melakukan penertiban rumah hiburan umum liar atau yang tidak memiliki izin.

 Selain itu juga karena adanya pelanggaran dalam menjalankan usaha. Misalnya bisnis karaoke yang menyediakan penjaja seks, atau pijat tradisional yang juga menyediakan praktek asusila. "Total, sepanjang tahun 2017 ada sebanyak 337 RHU yang kita tutup. Karena izinnya bermasalah," tegasnya. (dji/udi)



Berita Terkait