Berita Metro

Sabtu, 07 Juli 2019  17:56

Perkasa dalam 2 Race, Tim Gajser Juara MXGP Palembang 2019

Perkasa dalam 2 Race, Tim Gajser Juara MXGP Palembang 2019
Jorge Prado saat beraksi di even MXGP 2019

Palembang (BM) – Final kejuaraan dunia Motocross Grand Prix (MXGP) seri ke-11 yang diadakan di Palembang, Minggu (7/7/2019) berlangsung seru. Para pemain kelas dunia seperti Tim Gajser, Max Anstie, Glenn Coldenhoff, Romain Febvre, Arnaud Tinus berlomba-lomba menjadi yang tercepat pada turnamen ini.

Penonton terlihat antusias melihat para pemain kuda besi ini berpacu di area tanding. Beberapa ada yang mengabadikan momen dengan kamera. Raut tegang juga terpancar dari wajah para penonton ketika para pebalap melompat-lompat di atas sirkuit.

Pembalap Team HRC Tim Gajser menjuarai MXGP Palembang 2019 di OPI Mall, Minggu (7/7/2019). Gajser mengangkat trofi walau gagal memenangkan race kedua.

Duo Monster Energy Yamaha Factory MXGP Team Romain Febvre dan Jeremy Seewer melengkapi podium MXGP Palembang 2019.

Gajser menjadi runner-up race kedua di belakang Febvre. Dia menorehkan 33 menit 29,834 detik, tertinggal 3,256 detik dari posisi teratas.

Pembalap berusia 22 tahun itu sebelumnya jadi yang terdepan pada race pertama lewat waktu 34 menit 36,177 detik.

Dia sebenarnya berkesempatan mempertegas dominasi dengan memimpin sesi awal race kedua. Namun, crosser asal Slovenia itu terjatuh sehingga disalip Febvre dan Seewer.

Walau kembali mampu menyalip Seewer, Gajser harus merelakan status juara race kedua MXGP Palembang ke Febvre yang duduk di peringkat empat race pertama.

Sementara Seewer akhinya duduk di urutan empat race kedua setelah ditelikung Glenn Coldenhoff (Standing Construct KTM). Sebelumnya dia menempati posisi tiga race pertama.

Sebelumnya pembalap asal Slovenia ini memenangkan lima seri secara beruntun di Portugal, Prancis, Rusia, Latvia, dan Jerman.

Juga perkasa di Inggris dan Arco (Italia), Gajser hanya gagal meraih kemenangan di Argentina, Belanda, dan Manua (Italia) pada MXGP 2019.

 

Prado Menangi MX2

Pada kelas MX2, pembalap Red Bull KTM Factory Racing Team Jorge Prado menduduki podium teratas meski menempati runner-up race kedua.

Dengan waktu 33 menit 55,121 detik, pembalap asal Spanyol tersebut harus mengakui keunggulan crosser Rockstar Energy Husqvarna Thomas Kjaer Olsen (33 menit 51,534 detik). Sebelumnya Prado membukukan waktu 33 menit 40,277 detik untuk jadi yang tercepat di race pertama.

Di podium, Prado mengungguli rekan setim Tom Vialle yang menduduki posiai tiga race kedua. Sedangkan Olsen melengkapi tiga besar (peringkat enam race pertama).

 

Ketat

Thomas Kjer Olsen menjadi yang tercepat di race kedua MX2, yang berlangsung di OPI Jakabaring, Minggu (7/7). Catatan waktunya 33:51.534. Menyusul di tempat kedua, Jorge Pradi dengan catatan waktu +0:03.587 dan Tom Vialle di tempat ketiga dnegan +0:07.156

Namun demikian, Thomas yang menggunakan motor dari pabrikan Husqvarna, Swedia itu belum mampu melewati raihan poin Jorge Prado. Sebab secara akumulasi, dalam MX2, pada MXGP Seri Indonesia ini, pebalap Spanyol itu masih berada di peringkat teratas dengan raihan 47 poin. Disusul rekan setimnya di pabrikan KTM Tom Vialle dengan 42 poin. Sementara Thomas Kjer Olsen harus puas di tempat ketiga dengan 40 poin.

Harus diakui, race kedua berlangsung ketat. Empat pebalap bersaing. Geerts, Olsen, Vialle dan Prado saling menyalip. Mereka mempertontonkan skill yang menuai decak kagum penonton. Prado sempat tercecer di peringkat empat sebelum akhirnya mulai menunjukkan taji. Namun sayang, Geerts terjatuh di tikungan sehingga pimpinan diambil alih Olsen yang terus mendominasi hingga akhir race.

Berakhirnya MX2 ini, membuat Jorge Prado masih berada di urutan teratas dengan total 494 poin. Disusul Olsen di peringkat kedua dengan 443 poin, kemudian Jago Geerts dnegan 334 poin. Setelah seri kesebelas ini, selanjutnya race dijadwalkan diselenggarakan di Semarang untuk seri MXGP Asia.

 

Sirkuit Terbaik di Dunia

Juara dunia Motocross Grand Prix MXGP tahun 2016 Tim Gajser menyebut sirkuit Palembang menjadi yang terbaik saat ini karena lokasinya yang sangat strategis.

Tim Gajser yang saat ini memuncaki klasemen seri Palembang MXGP 2019, di Palembang, Minggu, mengatakan, dirinya yang sudah berkeliling ke berbagai penjuru dunia untuk beradu balap, baru kali ini mendapatkan sebuah sirkuit yang persis berada di depan hotel.

“Ini sesuatu yang baru dan spesial untuk semua orang, kamu menyelesaikan balapan dan langsung pergi ke kolam renang, atau kamar hotel. Jadi ini sangat bagus,” kata Tim.

Sirkuit tanah liat MXGP di Palembang dibangun di atas lahan sekitar 2 hektare dengan menyajikan tantangan bagi pembalap motocross karena lintasannya tergolong pendek yakni hanya 1,2 kilometer.

Lokasinya yang persis di muka bintang lima Hotel Wydham, dan berada satu kompleks dengan OPI Mal kawasan Jakabaring Sport City menjadi keunikan tersendiri bagi para pembalap dunia. Mereka tidak perlu berlama-lama menuju lokasi pertandingan yang terkadang berada di pingiran kota.

Oleh karena itu, pembalap Tim HRC Honda ini sangat menikmati keberadaannya di Palembang, apalagi ini menjadi kali pertamanya menginjakkan kaki ke kota yang pernah menjadi tuan rumah Asian Games tahun 2018 ini.

Ia pun berharap bisa datang kembali ke Palembang karena terpilih menjadi tuan rumah seri kejuaraan dunia MXGP pada tahun-tahun mendatang. “Saya merasa sangat baik di sini dan saya berharap kami bisa kembali ke sini di masa depan,” kata dia.

Bagaimana dengan cuaca, mengingat Palembang sedang musim kemarau. Bahkan pada balapan hari pertama, kemarin (6/7), suhu udara tercatat 34 derajat celcius.

Rupanya, Gajser sama sekali tidak mempermasalahkannya. Baginya ini sesuatu tantangan, meski sedikit memaksa pembalap untuk menyapu keringat sebelum start.

“Tidak masalah, meski panas kemarin masih ada hujan. Walau sebentar itu bagus sehingga lintasan tidak terlalu berdebu,” kata crosser berusia 22 tahun asal Slovenia ini.

Tim Gajser sementara ini memimpin kualifikasi balapan seri Kejuaraan Dunia Motocross Grand Prix MXGP 2019, dengan ditempel ketat pesaing terdekat Tony Cairoli (KTM) asal Italia yang tertinggal 83 poin.

Pada sesi kualifikasi kemarin (6/7), ia menjadi yang tercepat dari 21 pembalap lainnya dengan mencatatkan waktu 23:55 detik dalam memutari 14 laps selama 20 menit. (lip/det/tit)




Berita Terkait