Berita Metro

Sabtu, 29 Juni 2019  13:48

Arek Suroboyo U16 Libur usai Dijamu Bhayangkara FC EPA U16

Arek Suroboyo U16 Libur usai Dijamu Bhayangkara FC EPA U16
Winarno (abu-abu) memberi arahan sebelum pertandingan. (BM/HARUN)
SURABAYA (BM) – Kesebelasan Arek Suroboyo U16 mendapat pengalaman berharga dari Bhayangkara FC Liga-1 Elite Pro Academy U16 setelah bertanding selama 3x30 menit dalam laga persahabatan menuai kekalahan agregat, 0-4 di Lapangan Polda Jatim, Jln Ahmad Yani, Sabtu (29/06/19) pagi.
 
Mengawali babak pertama kedua tim menurunkan seluruh pemain terbaiknya saat itu. Arek Suroboyo yang berseragam hijau kehitaman bermain kurang maksimal, yang ditunjukkan mudah kehilangan bola. Sedangkan Bhayangkara dengan segala label yang dimiliki bertanding sangat percaya diri.
 
Praktis di sesi pertama, Arek Suroboyo kesulitan mengembangkan pola permainan. Namun demikian, secara umum, kualitas permainan Arek Suroboyo relatif mampu mengimbangi Bhayangkara, sehingga berhasil menahan imbang hingga 20 menit pertama dengan bola posisi 55:45.
 
Sebuah gol Bhayangkara berbau ofsaid pada menit ke-25 merontokkan semangat tanding Arek Suroboyo. Pasalnya, tercatat ada empat kali ofsaid yang tidak diindahkan pemimpin pertandingan, satu diantaranya menjadi gol. Beruntung tidak terjadi gol tambahan di babak pertama.
 
Minimnya komunikasi dan permainan jebakan ofsaid menjadi sorotan tim pelatih saat turun minum. “Lawan kalian umurnya sama, jangan grogi, harus berani memainkan bola, tidak tergesa-gesa. Yang belakang, tidak perlu main ofsaid, berikan tekanan dari atas,” ucap Winarno, pelatih kepala dengan suara lantang.
 
Lanjut di sesi kedua, Bhayangkara mengganti seluruh pemainnya. Sementara Arek Suroboyo masih mempercayakan kepada punggawa di babak pertama. Hasilnya, tim seleksi Askot PSSI Surabaya ini mulai menemukan bentuk permainan pada lima menit berjalan. Faktor kelelahan memaksa tim pelatih mengganti secara bertahap dengan pemain bench.
 
Pada babak kedua ini, sektor komunikasi penjaga gawang dan pemain bertahan butuh pembenahan. Sebab dua buah gol yang terjadi selang beberapa menit saja, dan relatif memiliki kesamaan proses gol, tiki-taka secara bebas di kotak 16 Arek Suroboyo tanpa gangguan.
 
Di sesi pamungkas, Mbah Win (Sapaannya) mencoba menurunkan pemain tersisa dan beberapa pemain seleksi baru. Hasilnya tidak terlalu buruk, karena mampu memberikan tekanan dan berhasil menciptakan dua peluang gol yang tinggal berhadap-hadapan dengan penjaga gawang. Namun sayang, keasyikan menyerang, Arek Suroboyo kecolongan gol hasil tendangan spekulasi yang gagal dijangkau oleh kiper.
 
“Hari ini anak-anak secara kualitas tidak berbeda jauh, kami hanya terlalu tergesa-gesa, barangkali demam panggung saja karena lawannya Bhayangkara. Untuk itu, kami akan perbaiki yang kurang pada sesi latihan berikutnya,” papar Mbah Win usai laga.
 
Setali tiga uang, pelatih Bhayangkara, Anang Makruf memuji kualitas permainan Arek Suroboyo. “Saya lihat bek kanan (Irfan) mainnya istimewa, sayang sekali, kuota yang kami butuhkan kelahiran 2004. Saya yakin berjalannya waktu, mereka akan menjadi tim yang solid,” puji legenda hidup Persebaya itu.
 
Terpisah, Arek Suroboyo usai uji coba tersebut meliburkan seluruh pemainnya, agar kembali ke klub asal masing-masing. Berikutnya mulai latihan kembali di Stadion Brawijaya, Kamis (04/07/19) mulai pukul 09.00 Wib. (han)



Berita Terkait