Berita Metro

Senin, 07 Mei 2018  19:00

Sidang Lanjutan Sepeda Ekstrem Hadirkan Dua Saksi

Sidang Lanjutan Sepeda Ekstrem Hadirkan Dua Saksi
SIDOARJO (BM)- Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalur sepeda ekstrem milik Dinas Pemuda Olah Raga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Sidoarjo yang menggunakan dana APBD tahun anggaran 2015, kembali digelar di pengadilan tindak pidana korupsi (tipikor) Surabaya, Senin (7/5).
 
Dua orang saksi dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo untuk diambil keterangannya. Dalam perkara yang diduga merugikan keuangan negara dengan total uang sebesar Rp.578.083.213,76 ini menyeret 5 terdakwa yaitu Mulyadi, (46) Mantan Sekertaris Disbudpar Sidoarjo, H. Usman (CV. Sinar Cemerlang), Hadi Purtanto rekanan, Denni (34) rekanan dan Sumartono (53) selaku Konsultan.

Saksi Ristanti Widya Ayu Ambariti, staff dari PT Surya Indah Cemerlang dalam keterangan sidang mengatakan, dirinya mengaku pada tahun 2015 pernah mendaftarkan CV. Sinar Cemerlang (SC) untuk mengikuti lelang proyek jalur sepeda extreme. Dirinya mengaku jika pada saat proses lelangbproyek tersebut pinjam CV. SC dari terdakwa Usman.

Sidang dengan rencana memanggil 45 saksi dan dengan total 20 kali agenda persidangan ini dilanjutkan pada Senin (14/5) mendatang dengan agenda keterangan saksi dari JPU berikutnya.  Sementara itu, usai persidangan, penasehat hukum terdakwa Usman, Alex Imawan mengatakan, jika kliennya tidak mengikuti proses pelelangan proyek tersebut. Nama CV. Surya Cemerlang milik kliennya telah dipinjam bendera perusahaannya oleh terdakwa Hadi Purtanto.

Diberitakan sebelumnya, kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalur sepeda ekstrem yang dibangun di sekitar Jalan Lingkar Timur (JLT) Sidoarjo dilakukan oleh penyidik unit Tipidkor Satuan Reskrim Polresta Sidoarjo. Dan menetapkan 5 tersangka.  Selain 5 tersangka, sejumlah uang tunai sebesar Rp. 210.897.000 dan berbagai dokumen diserahkan ke Kejari Sidoarjo sebagai alat bukti. (omu/udi)



Berita Terkait