Berita Metro

Rabu, 13 Desember 2017  23:48

Mengaku Tukang Pijit, Gondol 2 Motor

Mengaku Tukang Pijit, Gondol 2 Motor
SIDOARJO (BM) – Ada saja yang diperbuat Rochim (36) alias Abdullah Asegaf. Bapak anak dua asal Jalan Jenderal Sudirman RT 01 RW 05 Mandaranrejo, Kabupaten Pasuruan, itu berdalih bisa menyembuhkan penyakit infeksi saluran pernafasan (ispa) berhasil memperdayai korbannya, Ainun Fitria (31), warga Desa Lajuk RT.03 RW.01, Kecamatan Porong.

Disampaikan Kapolsek Porong, Kompol Adreal, terungkapnya kasus ini berawal dari perkenalan koban dengan tersangka dari media sosial facebook. Setelah berjalan 6 bulan, keduanya membuat janji untuk ketemuan.Tepatnya, Sabtu 9 September 2017 pukul 21.20 WIB, keduanya sepakat bertemu di Alun-alun Bangil, Kabupaten Pasuruan. "Saat bertemu inilah korban mengeluh pada tersangka kalau dirinya mengidap penyakit ispa," jelas Adreal.

Ditambahkan Adreal, kondisi korban yang sakit dimanfaatkan oleh tersangka yang langsung mengatakan kalau dirinya bisa menyembuhkan penyakit sesak yang diderita korban melalui pemijatan. Keduanyapun berboncengan menuju rumah korban di Desa Lajuk Porong. "Usai memijat, tersangka meminjam motor Honda Scoopy Nopol W 6152 PD milik korban untuk pulang," jelasnya.

Masih kata Kapolsek Porong, setelah sebulan berlalu, tersangka kembali mendatangi korban namun tidak membawa motor korban yang dipinjam dulu, dengan alasan sedang dipinjam tetangganya. "Berdalih akan mengobati orang sakit, tersangka kembali meminjam motor Yamaha Vega Nopol L 2728 GS milik korban," tegasnya.

Setelah ditunggu lama korban tak kunjung datang, dihubungi berkali-kali oleh korban tapi tersangka tidak ada itikad baik akhirnya korbanpun melaporkan kejadian yang menimpanya ke Mapolsek Porong. Setelah menerima laporan, Unit Reskrim Polsek Porong melakukan pengejaran dan berhasil menangkap tersangka di rumahnya.

"Tersangka mengaku kalau motor yang dipinjamnya digadaikan Rp 2 juta dan motor satunya dijual Rp 3 juta untuk menebus motor yang digadaikan," ungkap Adreal.

Karena perbuatannya, tersangka dijerat pasal 378 dan 372 KUHP tentang tindak pidana penipuan dan penggelapan. "Bersama tersangka berhasil disita 1 unit motor Honda Scoopy sebagai barang bukti," pungkasnya (cls/udi)




Berita Terkait