Berita Metro

Senin, 06 Mei 2018  19:18

Libatkan 23.000 Orang, Gernas Baku Pecahkan Rekor MURI

Libatkan 23.000 Orang, Gernas Baku Pecahkan Rekor MURI
SIDOARJO (BM) - Kabupaten Sidoarjo kembali memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) melalui Gerakan Nasional Membaca Buku (Gernas Baku) dengan melibatkan 23.000 orang di Peruamahan Kahuripan Nirwana Village Sidoarjo, Sabtu (5/5).
 
Kegiatan yang bertema ‘Penguatan Budaya Literasi adalah Kunci Mewujudkan Negeri ini’ dihadiri Bupati Sidoarjo, H. Saiful llah, Dirjen PAUD dan Dikmas, perwakilan dari Rekor MURI Indonesia,  Wakil Bupati Sidoarjo beserta isteri, Forkopimda Kabupaten Sidoarjo, OPD se-Kabupaten Sidoarjo.
 
Kegiatan ini dihadiri 10.000 anak dan 10.000 orang tua, ditambah 2.000 guru pendamping dan ditambah lebih kurang 1.000 undangan jadi total keseluruhan yang mengikuti kegiatan ini 23.000 orang.
 
Bupati Saiful Ilah mengatakan, di bulan Mei yang merupakan bulan pendidikan, Kabupaten Sidoarjo telah menentukan sikap memilih kegiatan nyata melakukan Gerakan Nasional orang tua membacakan buku untuk anak. "Dengan gemar membaca, anak-anak akan mampu memanfaatkan waktunya dengan baik dan mampu meminimalisir pemanfaatan gadget pada anak-anak," terangnya.
 
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Asrofi mengatakan, peran keluarga sangat diperlukan dalam penyelenggaraan pendidikan. Karena dapat mendorong budaya literasi terhadap keluarga dan anak. "Kegiatan ini juga untuk membiasakan orang tua untuk membacakan buku terhadap anak dan mempererat hubungan emosional antara anak dan orang tua," katanya.
 
Pencipta lagu Gernas Baku dan Mars PAUD juga turut hadir memeriahkan kegiatan Gernas Baku di Sidoarjo, yakni Kak Sinung. Untuk Lagu Gernas Baku dinyanyikan Bupati Sidoarjo bersama dan istri, sedangkan untuk lagu Mars PAUD dinyanyikan Wakil Bupati Sidoarjo bersama istri.
 
Pada saat ini, data yang ada di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo untuk lembaga PAUD dan TK tercatat1.662 lembaga, dengan jumlah gurunya sekitar 6.800 orang lebih, dan jumlah peserta didik  52.000 anak.
 
Masih menurut Asrofi, kegiatan Gernas Baku yang dilaksanakan pada saat ini, juga dilaksanakan di Kota Makassar dan dipantau langsung oleh Kemendikbud RI. "Ini baru pertama kali dilaksanakan di Sidoarjo dengan peserta terbesar, sehingga masuk rekor MURI,” jelas Asrofi.
 
Sementara dari Manager MURI, Ariani Siregar, menjelaskan bahwa Kabupaten Sidoarjo telah mencatatkan 21 kegiatannya terspektakuler di MURI Indonesia, dimulai sejak tahun 2004 dengan membuat selendang Bordir terpanjang. "Dan pada saat ini MURI datang lagi ke Kabupaten Sidoarjo dengan mencatatkan kegiatan Gernas Baku dengan peserta terbanyak lebih dari 20.000 peserta yang merupakan urutan rekor MURI ke 8451," terang Ariani.
 
Ada 3 penghargaan yang diberikan oleh MURI. Yakni, kepada Bupati Sidoarjo pemrakarsa pembacaan buku, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, selaku penyelenggara dan Kepala Bidang PAUD dan Dikmas Dr. Sri Sutarsi, M.Si, atas rekor penyelenggaraan pembacaan buku oleh pasangan orang tua dan anak terbanyak. (omu/udi)
 



Berita Terkait