Berita Metro

Rabu, 10 Januari 2018  23:31

BBWS Brantas Bangun Long Storage di Tarik

BBWS Brantas Bangun Long Storage di Tarik
SIDOARJO (BM)  – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas akan membangun Long Storage Kali Mati dengan 3 kolam tampungan di Sungai Kali Mati di Kecamatan Tarik. Nantinya, akan dimanfaatkan sebagai air baku PDAM Sidoarjo dan Kabupaten Mojokerto.
 
Hal ini disampaikan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah saat dilakukannya sosialisasi Pembangunan Long Storage Kali Mati di Sempadan Sungai Kali Mati yang berada di Desa Tarik Kidul Kecamatan Tarik, Rabu (10/1). 
 
Dijelaskan Saiful, Long storage atau bangunan penahan air yang akan dibangun dengan memanfaatkan Sungai Kali Mati nantinya akan dimanfaatkan sebagai air baku PDAM Sidoarjo dan PDAM Mojokerto. "Dengan adanya bangunan long storage ini maka kebutuhan air baku PDAM Delta Tirta akan bisa terpenuhi dan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Sidoarjo akan kebutuhan air bersih,"ungkap Bupati.
 
Untuk itu, jelas Bupati, pihaknya meminta kepada semua pihak untuk mendukung terlaksananya pembangunan Long Storage Kali Mati. Khususnya, yang berada di sepanjang Sungai Kali Mati dapat mendukung sepenuhnya pembangunannya agar cepat terealisasi dengan baik dan dapat segera dimanfaatkan masyarakat luas. 
 
“Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap pembangunan Long Storage Kali Mati ini nantinya dapat secepatnya terealisasi dengan baik, lancar dan sukses,”ujarnya. 
 
Sementara itu, Kepala BBWS Brantas Fauzi Idris mengatakan, sumber air baku air minum di Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Mojokerto sangat langka. Pasalnya, dua wilayah tersebut tidak mempunyai sumber-sumber air seperti sumber air pegunungan. Dengan upaya pembangunan Long Storage Kali Mati tersebut diharapkannnya kebutuhan air baku air minum dapat terpenuhi. Ia katakan Long Storage Kali Mati akan dapat menampung air sebanyak 1,6 juta meter kubik. 
 
"Sumber airnya didapat dari sungai Brantas dengan box culver saluran tertutup. Nantinya diujung Long Storage Kali Mati akan dibuatkan rumah pompa untuk PDAM Sidoarjo dan Kabupaten Mojokerto," jelasnya.
 
Ditambahkannya, penandatanganan proyek pekerjaan pembangunan Long Storage Kali Mati sudah dimulai tahun 2017 lalu. Pelaksana pembangunannya PT. Nindya Jaya. Ia katakan proyek pengerjaannya direncanakan selama 3 tahun. Dimulai bulan Oktober tahun 2017 dan selesai bulan Desember tahun 2019. 
 
"Diharapkan semua elemen dapat mendukung serta memantau dan mengawasi agar pelaksanaan pembangunannya dapat tepat waktu, tepat mutu dan tepat fungsi," pungkasnya.
 
 
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas akan melakukan pembangunan  Long Storage atau  bangunan penahan air di sungai Kali Mati Tarik sepanjang kurang lebih 5 km  yang terdiri  3 kolam tampungan. Tiap kolam akan dibangun spillway atau pintu pengatur air. Lebar Long Storage 100 meter. Hadir dalam Sosialisasi tersebut Ketua DPRD Sidoarjo H. Sullamul Hadi Nurmawan dan Kepala BBWS Brantas Fauzi Idris. (cls/udi)
 
 



Berita Terkait