Berita Metro

Selasa, 08 Mei 2018  16:10

Accu Dicuri, Pengerukan Pondasi BPR Delta Artha Terhenti

Accu Dicuri, Pengerukan Pondasi BPR Delta Artha Terhenti
SIDOARJO (BM) – Pengerjaan ppengerukan untuk pembuatan pondasi PT BPR Delta Artha Sidoarjo, terhenti akibat accu Bego Excavator yang dipergunakan mengeruk untuk pondasi dicuri orang. Pengerjaan pengerukan itu baru dimulai setelah dilakukan peletakan batu pertama oleh Bupati Sidoarjo pada Sabtu (5/5).

Hilangnya accu alat berat itu baru diketahui saat operator dan beberapa pekerja hendak memulai pekerjaan pengerukan untuk lantai dasar. Saat hendak menyalakan mesin itulah, ternyata mesin tidak mau menyala. Sesudahnya memeriksa, mereka baru menyadari kalau accu alat berat itu telah hilang lantaran dicuri orang tak dikenal.

"Saya juga heran. Padahal setiap malam ada yang menjaga di proyek ini. Tapi pas saat adanya pencurian accu alat berat itu, tidak ada yang tahu," kata salah satu pekerja yang tidak bersedia menyebutkan namanya, Selasa (8/5).

PT Bank Perkreditan Rakyat milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo ini direnovasi total. Gedung lama yang berada di Jalan A Yani Sidoarjo dirobohkan. Usai peletakan batu pertama, Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah berharap dengan dibangunnya gedung baru pelayanan BPR Delta Artha semakin meningkat.
 
Saiful llah berharap pelayanan perkreditan dilakukan secara mudah. Selain itu bunga perkreditan kepada nasabah juga ringan.
"Pelayanan maksimal dan prima kepada masyarakat dapat terus diwujudkan," katanya waktu itu.

Sementara itu, Direktur Utama BPR Delta Artha Sidoarjo Sofia Nurkrisnajati Atmaja mengatakan, dibangunnya gedung baru itu untuk memperluas pelayanan. "Rencananya bangunan berdiri diatas lahan 500 m2 ini, berjumlah lima lantai dan akan selesai selama delapan bulan kedepan," tandasnya tiga hari lalu. (omu/Udi)




Berita Terkait