Berita Metro

Selasa, 09 Januari 2018  22:50

Tak Kantongi Rekom PDIP, Rukmini Gagal Maju Pilwali

Tak Kantongi Rekom PDIP, Rukmini Gagal Maju Pilwali
PROBOLINGGO (BM) - Wali Kota Probolinggo, Rukmini, bersama Sekda dr Bambang Agus Suwignyo, dipastikan tidak akan maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) 2018. Ini setelah rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan tidak jatuh pada dirinya melainkan kandidat lain. Yaitu, Samsyu Alam dan Kulup Widyono. 
 
Rukmini pun mengaku legawa dan patuh pada keputusan Ketua Umum PDI Perjuangan. Hal ini disampaikan ketika dirinya menggelar jumpa pers dengan awak media di Sabha Bina Praja, Selasa (9/1) siang. “Sesuai keputusan Ketua Umum PDI Perjuangan, rekomendasi jatuh pada pasangan Samsyu Alam dan Kulup untuk maju di pilkada tahun ini,” tutur Rukmini. 
 
Dengan demikian, praktis tahun ini menjadi tahun terakhir Rukmini menjabat sebagai Wali Kota Probolinggo sejak dilantik tahun 2014 lalu. Sebagai kader partai, dia siap mendukung apa pun keputusan yang telah ditetapkan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan.
 
“Saya sebagai kader partai harus patuh terhadap keputusan yang ditetapkan, harus legowo dan nerimo. Saya ucapkan selamat kepada pasangan yang telah mendapatkan rekomendasi. Semoga di pilkada tahun ini, kita mendapatkan hasil yang terbaik. Mendapatkan seorang pemimpin yang amanah,” ujar Rukmini.
 
Wali kota perempuan pertama di Kota Probolinggo ini berharap pemkot akan menemukan pemimpin yang terbaik, diberi kemaslahatan, kesejahteraan dan semakin maju. “Mudah-mudahan pilkada 2018 berkualitas,” serunya. 
 
Di akhir acara Rukmini mengajak para jurnalis membuat artikel tentang dirinya selama menjabat sebagai kepala daerah. Bagi siapapun yang menyerahkan tulisan akan mendapatkan hadiah. “Tidak perlu banyak-banyak, tulisannya 5 halaman saja. Nanti per halaman akan dihargai sebesar Rp 100.000. Saya tetapkan tulisannya harus jadi sebelum tanggal 31 Januari nanti,” ungkap Rukmini.

Sementara itu, calon perseorangan Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo dari pasangan Jumanto - Imaduddin (JaDi) meyakini akan lolos dalam Pilkada Serentak 2018 mendatang. Jumanto yang menjadi satu-satunya balon perseorangan mengaku ingin membuktikan, pesta demokrasi di Kabupaten Probolinggo terbuka untuk siapa saja.

Dirinya akan mendaftar ke KPU pada Rabu (10/1) hari ini. “Saya ini di rekom langsung oleh Rakyat Kabupaten Probolinggo jadi saya sangat yakini betul bisa lolos dalam pencalonan Pilbup Probolinggo ini," jelas Jumanto, Selasa (9/1).
 
Menurut Mantan Narapidana dari 2009 hingga 2014 di Lapas Sukamiskin Bandung ini menyebutkan, kalau tim pemenangannya sudah bergerak di 24 Kecamatan di Kabupaten Probolinggo. "Saya sudah menyiapkan dukungan perbaikan sekitar 150 ribu dukungan berupa KTP. Melebihi syarat yang ditentukan KPU,” ujarnya. (yus/sip/udi)
 



Berita Terkait