Berita Metro

Sabtu, 05 Mei 2018  19:12

Perangi Investasi Bodong, Misbakhun Ajak OJK ke Dapilnya

Perangi Investasi Bodong, Misbakhun Ajak OJK ke Dapilnya
Misbakhun saat melakukan sosialisasi OJK pada Mahasiswa
PROBOLINGGO  (BM) - Anggota Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakun mengajak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) turun ke daerah pemilihan Jatim II meliputi Pasuruan-Probolinggo. Diajaknya OJK, supaya warga di Pasuruan - Probolinggo turut serta mencegah Investasi Fiktif yang akhir-akhir ini marak terjadi.
 
Di hadapan ratusan mahasiswa, Misbakhun menyampaikan bahwa ini  bentuk sinergi antara DPR RI dan OJK dimana sebagai anggota DPR RI tetap bisa hadir ditengah-tengah konstituen untuk berperan ikut mengurai dan mengantisipasi persoalan yang ada di tengah masyarakat.
 
"OJK  adalah mitra komisi dan di Jawa Timur tidak mungkin menjangkau semua lapisan masyrakat. Karena hanya memiliki kantor di beberapa kota, perlu adanya bersinergi dengan anggota DPR RI," kata Misbakhun dalam Seminar Nasional "Memperkuat Peran OJK dalam Mencegah Investasi Fiktif di Indonesia" yang digelar di STAI Muhammadiyah, Kota Probolinggo, Sabtu (05/05).
 
Menurut politisi Golkar ini, investasi fiktif yang marak di masyarakat sekarang ini menjadi pantauan OJK dan ketika ada tawaran investasi, masyarakat harus menanyakan kepada OJK bagaimana izin usaha dan lain-lain dan sekarang dapat dicek di website OJK.
 
Di depan ratusan mahasiswa, Misbakhun menyampaikan bahwa sebagai mahasiswa  yang berperan sebagai agen perubahan harus terdepan dalam memberikan kesadaran pada masyarakat tentang investasi fiktif yang marak akhir-akhir ini.
 
"Harus dipahami bahwa semua perlu proses, cara berfikir instan ini yang akan menjerumuskan, apalagi model investasi fiktif sekarang model dan ragamnya semakin banyak, dengan modus travel umroh dan lainnya serta yang di sini dulu ada dimas Kanjeng," pesan Misbakhun.
 
Ia melanjutkan, dalam ajaran Agama Islam sendiri, semua itu harus ada proses dan tidak ada yang kilat. Ada pagi menuju malam melewati siang, semua adalah melalui proses. 
 
"Di bidang keuangan itu aturannnya adalah sangat ketat karena menyangkut kepercayaan dan penuh ke hati-hatian," pungkasnya.
 
Kepala OJK Kediri, Tetra Yanuar mengajak para Mahasiswa tersebut untuk berperan aktif dalam mengawasi investasi fiktif yang instan.
 
"Dari sekarang, mari kita awasi bersama dengan cara mencegah investasi fiktif ini," ajaknya.
 
Ketua STAI Muhammadiyah Benni Prasetya menyampaikan rasa  terima kasih pada anggota DPR RI yang sudah hadir ke kampus STAI Muhammadiyah. 
 
"Biasanya seminar atau sosialisasi yang dihadiri tokoh hanya di kampus-kampus besar bukan kampus marginal. Pak Misbkhun mau hadir dan mengajak OJK di kampus kami untuk berbagi pengetahuan dan ilmunya kepada mahasiswa STAI Muhammadiyah," katanya yang diikuti tepuk tangan audiens. 
 
Sosialisasi memerangi investasi fiktif  yang digelar OJK juga dilaksanakam di Universitas Nurul Jadid Paiton Kabupaten Probolinggo. Acara dihadiri ratusan mahasiswa setempat. (sip) 



Berita Terkait