Berita Metro

Selasa, 08 April 2018  22:13

Dukun Ritual Maut di Pantai Selatan Diamankan

Dukun Ritual Maut di Pantai Selatan Diamankan
PROBOLINGGO (BM) - Kusnan (30), warga Desa Sumberpoh, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, akhirnya diamankan polisi. Pimpinan ritual maut itu diringkus setelah sempat menghilang pasca kejadian yang menewaskan 3 pasiennya.
 
Informasi yang didapat, penangkapan itu dilakukan anggota Polsek Kencong bersama Srianto, Kepala Desa Roto, Kecamatan Krucil, di sebuah rumah di Kota Probolinggo. Polisi mengamankan Kusnan tanpa perlawanan di rumah persembunyiannya. Ia dicari polisi, karena menghilang sejak peristiwa maut terjadi.
 
Penangkapan itu dibenarkan oleh Kapolsek Krucil, AKP. Budi Handoko. “Betul. Tapi mohon maaf bisa langsung konfirmasi ke Polres Jember yang nangani. Karena TKP di sana, disini hanya alamat korban,” ujarnya saat dihubungi melalui telepon selularnya, Minggu (8/4).
 
Sebagaimana diwartakan, 4 warga Kecamatan Krucil yang hendak melakukan ritual pengobatan terseret ombak di Pantai Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, Senin (2/4) lalu. Tiga di antaranya, yakni Supri (57) dan Ahmad (22), warga Desa Kertosuko; serta Sunari (26), warga Desa Roto, tewas. Sementara Salam (28), warga Desa Sumber Duren, Kecamatan Krucil, berhasil menyelamatkan diri.
 
Mereka merupakan anggota rombongan ritual pengobatan yang dipimpin Kusnan (30). Kelompok ini hendak menyembuhkan Alma (25), warga Desa Kertosuko yang menderita penyakit aneh. Namun, sebelum melaksanakan pengobatan itu, keempat korban terlebih dahulu menyebur ke laut. Saat asyik mandi itulah, mendadak datang gelombang besar dengan ketinggian lebih satu meter, langsung menyeret keempatnya ke tengah laut.
 
Pasca kejadian itu, Kusnan meninggalkan lokasi dengan alasan istikharah. Namun, ia terus menghilang sejak itu, padahal keterangannya dibutuhkan oleh aparat kepolisian. (sip/udi)
 



Berita Terkait