Berita Metro

Kamis, 21 Juli 2019  17:26

Bayi Mungil Asal Besuk Probolinggo Ditemukan Tewas di Ember

Bayi Mungil Asal Besuk Probolinggo Ditemukan Tewas di Ember
Anggota Polsek dan Koramil Besuk mendatangi lokasi tewasnya bayi mungil. (BM/Istimewa)
PROBOLINGGO (BM) - Faranisa Diah Rahmadani bayi berusia 13 bulan, ditemukan tewas tercebur ember air di rumahnya Desa Jambangan, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, Minggu (21/7) pagi.
 
Kapolsek Besuk IPTU Agus Rahmat mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.00 Wib. Diduga, bayi itu tewas lantaran tercebur ember berisi air dengan posisi kepala di bawah.
 
Menurut Kapolsek, saat itu ibunya atas nama Ila Novita sedang mencuci pakaian dengan jarak 5 meter dengan posisi korban. Sedangkan anaknya asyik bermain di dekat kamar mandi, tempat ember air itu diletakkan.
 
Setelah sadar anaknya tidak ada di depan kamar mandi, Ila panggilan orang tua korban mencari anaknya ke dalam kamar mandi dan mendapati anaknya itu dengan posisi kaki berada di atas, sedangkan kepalanya masuk ke dalam ember.
 
"Ibu korban langsung mengangkat anaknya dan mencoba memompa dada anaknya itu,"jelas Agus.
 
Karena anaknya tak kunjung bergerak, kemudian membawa anaknya ke Puskesmas Bago untuk mendapatkan pertolongan. Namun sampai di puskesmas, tim medis menyatakan, anaknya sudah meninggal dunia.
 
"Dari hasil visum dan identifikasi, tidak ditemukan tanda-tanda penganiyaan pada tubuh korban," terangnya.
 
Karena sudah dilaporkan ke polisi, lanjut Agus, maka tahapan autopsi perlu dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. Akan tetapi keluarga korban tidak bersedia dan menerima kejadian itu serta tidak akan menuntut siapapun melalui surat pernyataan.
 
Menurut Agus, ember plastik itu memiliki tinggi 50 cm, lebar 45 cm serta diameter 100 cm. (sip)



Berita Terkait