Berita Metro

Senin, 09 April 2018  19:17

Tinggalkan Gerindra, La Nyalla Bakal Jadi Waketum PBB?

Tinggalkan Gerindra, La Nyalla Bakal Jadi Waketum PBB?
La Nyalla Mattalitti

 Jakarta (BM) - La Nyalla Mattalitti membuat manuver politik mengagetkan. Dia memilih hengkang dari Partai Gerindra dan bergabung ke Partai Bulan Bintang (PBB) besutan Yusril Ihza Mahendra.

Kabar La Nyalla bergabung ke PBB ini disampaikan Ketua Bidang Pemenangan Presiden PBB Sukmo Harsono, Senin (9/4/2018). Sukmo mengatakan La Nyalla memang punya kedekatan khusus dengan mereka.

"Sejak La Nyalla didukung PBB jadi Gubernur Jatim, walaupun pada akhirnya tidak bisa mendapat dukungan dari partai lain, itu sudah ada kedekatan antara PBB dengan Pak La Nyalla," kata Sukmo.

La Nyalla, disebut Sukmo, banyak membantu PBB dalam proses penjaringan calon legislator untuk Pemilu 2019. Mantan Ketum PSSI itu juga disebut-sebut berhubungan baik dengan Yusril.

Sukmo menjelaskan La Nyalla beberapa kali berkomunikasi dengan Yusril, terlebih soal pencalegan DPD RI. Yusril pun menyarankan La Nyalla maju sebagai caleg DPR lewat PBB.

"Yang disampaikan beliau, kalau memang petunjuk Pak Yusril semacam itu ya kita aminilah," ucap Sukmo menirukan jawaban La Nyalla soal ajakan bergabung ke PBB.

Meski demikian, disebut Sukmo, La Nyalla belum resmi menjadi kader ataupun pengurus DPP PBB. Perombakan pengurus PBB yang akan digelar pada Mei nanti dengan mengukuhkan La Nyalla sebagai Waketum PBB.

"Mungkin beliau akan masuk jadi Waketum PBB. Mudah-mudahan teknisnya Mei beliau bisa resmi jadi (kader) PBB," terang dia.

Seperti diketahui, nama La Nyalla sempat ramai dibicarakan setelah membongkar soal mahar di tubuh Partai Gerindra. Dia mengaku 'dipalak' miliaran rupiah untuk maju sebagai cagub Jatim.

La Nyalla sudah memberikan sejumlah uang tapi tidak sesuai seperti yang diminta. Pada akhirnya, Gerindra ikut mengusung Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno bersama PDIP, PKB, dan PKS.

 

Tak Melarang

Partai Gerindra membenarkan kabar La Nyalla Mattalitti loncat ke Partai Bulan Bintang (PBB). Gerindra tak menyoal manuver politik mantan Ketum PSSI itu.

Wasekjen Gerindra Andre Rosiade menyebut La Nyalla pindah ke PBB dan akan mendapat posisi wakil ketua umum. Andre mengaku menelepon langsung La Nyalla.

"Saya mendapat informasi dari La Nyalla bahwa Saudara La Nyalla pindah ke PBB," ujar Andre saat bertandang ke kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/4/2018).

Andre menegaskan La Nyalla, sebagai warga negara Indonesia, bebas berpolitik. Jadi Gerindra disebut menghormati langkah La Nyalla.

"Itu hak beliau. Kita menghormati hak konstitusi. Yang mau keluar kita tidak melarang. Setiap individu punya hak politik masing-masing," ucap Andre.

 

Mahar

PBB menegaskan tak ada mahar politik bagi La Nyalla untuk bergabung menjadi kader.  "Saya kira tidak ada sama sekali ya. PBB dalam merekrut calon pengurus, baik di tingkat kabupaten, kota, atau pusat, tidak pernah menerapkan mahar politik," kata Ketua Bidang Pemenangan Presiden PBB Sukmo Harsono kepada wartawan, Senin (9/4/2018).

Bagi PBB, siapapun yang memiliki kapasitas mumpuni bisa gabung jadi kader. Hal itu juga berlaku untuk La Nyalla.

Tak menerapkan mahar politik, apa pertimbangan PBB menerima La Nyalla?

"Beliau ini kan tokoh nasional, punya jaringan yang sangat luas, kemampuannya tidak perlu diragukan lagi. Tentunya itu semua adalah aset SDM yang perlu digunakan di dalam rangka untuk memperbaiki kondisi bangsa saat ini," jawab Sukmo.

"Kebijakan-kebijakan dan pengalaman beliau itulah yang akan kita manfaatkan untuk berpartisipasi aktif melalui parpol menggunakan jalur PBB sebagai waketum," imbuhnya.

 

Tak Menjanjikan

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menanggapi hijrahnya mantan Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) La Nyalla Mattalitti ke partainya. Ia mengatakan, tanpa adanya jaminan apapun, termasuk dijanjikan untuk diposisikan sebagai wakil ketua umum (waketum).

"Sampai hari ini, La Nyalla tidak mengharapkan posisi apa pun di PBB," ujar Yusril di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (9/4/2018).

Yusril menuturkan, La Nyalla lebih memilih menjadi anggota biasa dan siap untuk membesarkan PBB di seluruh Indonesia, khususnya di Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.

Selain itu, Yusril juga mengatakan, La Nyalla lebih memilih maju menjadi calon legislatif untuk Dewan Perwakilan Daerah (DPD) ketimbang caleg untuk DPR RI.

"Beliau sendiri mengatakan tidak ingin dicalonkan sebagai anggota DPR. Beliau ingin menjadi anggota DPD, dan itu akan kami support," jelasnya.  (det/oke/tit)




Berita Terkait