Berita Metro

Senin, 18 Maret 2019  19:07

Mukernas PPP Akan Kukuhkan Suharso Ketum

Mukernas PPP Akan Kukuhkan Suharso Ketum
Suharso Monoarfa

JAKARTA (BM) – Suharso Monoarfa telah menjadi pelaksana tugas (plt) ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) usai ketum Muhammad Romahurmuziy ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap jual-beli jabatan oleh KPK.

Wakil Sekretaris Jenderal PPP Achmad Baidowi mengatakan nantinya Suharso akan dikukuhkan sebagai ketua umum dalam musyawarah kerja nasional (Mukernas). "Ya nanti di mukernas akan dikukuhkan sebagai ketum," ungkap Baidowi, Senin (18/3/2019).

Meski demikian, pria yang biasa disapa Awiek itu belum bisa memerinci lebih jauh mengenai waktu diselenggarakannya mukernas PPP.

"Kapan dilaksanakan? Nanti akan diputuskan dalam rapat, karena begitulah ketentuan AD/ART," ungkap Awiek.

Rapat pengurus harian PPP telah selesai dilakukan. Ada tiga poin yang dihasilkan, salah satunya memberhentikan Romahurmuziy (Romi) dari posisi ketua umum dan mengangkat Suharso Monoarfa sebagai plt ketum yang akan dikukuhkan dalam mukernas.

 

Kabar bakal dikukuhkannya Suharso Monoarfa sebagai Ketua Umum PPP melalui mukernas dibenarkan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP Arsul Sani.

Arsul mengatakan, rencananya Mukernas digelar pekan ini. Namun, kapan waktu dan tempatnya dia belum mengungkapkan. "Kami merencanakan Mukernas dalam minggu ini," ujar Arsul di Kantor DPP PPP, Jakarta Pusat, Senin (18/3/2019).

Dia menuturkan, agenda Mukernas tidak memilih ketua umum (ketum) baru pengganti Romy. Mukernas hanya mengukuhkan Suharso Monoarfa sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum.

"Mukernas bukan untuk memilih ketua umum yang baru. Mengukuhkan Plt waktunya sampai kapan (periode)," tuturnya.

Romy ditangkap KPK terkait kasus suap pengisian jabatan di Kementerian Agama (Kemenag). Usai penangkapan, DPP PPP menggelar rapat harian yang dihadiri Ketua Majelis Syariah PPP KH Maimoen Zubair atau biasa disapa Mbah Moen.

Rapat itu menyepakati pemberhentian Romy dari ketua umum dan mengangkat Wakil Ketua Umum Suharso Monoarfa sebagai Plt ketua umum. Rapat juga menyepakati untuk menggelar Mukernas denganda pengukuhan Suharso Monoarfa.

 

Mekanisme

Nama Suharso Monoarfa yang ditunjuk sebagai Plt Ketua Umum PPP usai Romahurmuziy jadi tersangka KPK akan dibawa ke forum Mukernas partai berlambang Kakbah itu. Apakah Suharso akan langsung disetujui menjadi Ketum PPP definitif lewat forum tersebut?

Ketua DPP PPP Lena Maryana Mukti mengatakan pengurus harian (PH) DPP PPP telah menyikapi kasus yang menjerat eks Ketum PPP Romahurmuziy dengan menunjuk Suharso Monoarfa sebagai Plt Ketum. Mulanya, hasil rapat tersebut akan disampaikan dalam forum Mukernas.

"Keputusan yang diambil oleh PH ini akan disampaikan di Mukernas. Dan di Mukernas itu dibahas dan pembahasan itu bisa saja segala sesuatu terjadi, bisa diterima penetapannya atau bisa juga ada pandangan lain," kata Lena saat dihubungi, Minggu (17/3/2019).

Apa maksud Lena soal 'pandangan lain' di forum Mukernas itu? Lena menegaskan pandangan lain bukan artinya penolakan hasil rapat pengurus harian yang telah menunjuk Suharso sebagai Plt Ketum.

"Bukan penolakan, bahasanya bukan penolakan. Pandangan lain terhadap, bisa saja ya penguatan, ada juga mungkin pandangan lain yang memperbaharui atau memperbaharui yang sudah diputuskan," kata Lena.

Mukernas PPP turut mengundang pengurus-pengurus Dewan Pimpinan Wilayah. Soal kemungkinan DPW menyampaikan sikap berbeda dengan keputusan DPP PPP, Lena enggan berandai-andai.

"Saya tidak mau berandai-andai dulu ya karena ini mau kita sampaikan terlebih dahulu ke Mukernas, mau kita dengarlah nanti pandangan di Mukernas seperti apa. Yang penting saya laporkan dulu," ucapnya.

Intinya, kata Lena, penunjukan Ketum PPP akan dibahas dalam forum Mukernas, termasuk soal nama Suharso Monoarfa. "Kan ada pembahasan. Disampaikan nanti kepada Mukernas dan Mukernas itu nanti dibahas hasil keputusan itu," tegasnya. (det/tit)




Berita Terkait