Berita Metro

Jumat, 21 Juli 2017  11:14

Kejari Tahan Tersangka Korupsi KPUD

Kejari Tahan Tersangka Korupsi KPUD
Tersangka Suhariono (kanan) menjadi tersangka korupsi pembangunan gedung baru KPUD

Nganjuk(BM)-Kejaksaan Negeri Nganjuk, secara resmi menahan 4 tersangka kasus

korupsi proyek pembangunan gedung baru KPUD Nganjuk. Hal ini dilakukan Kejari Nganjuk setelah melimpahkan berkas dari Polres, Kamis (20/7).

”Pihak Polres Nganjuk hari ini melimpahkan berkas dan sudah memenuhi unsur hukum pidana dan selanjutnya para tersangka kami tahan,” terang Kepala Kejaksaan Negeri Nganjuk, Asis Widarto,SH di ruang kerja Kasi Intel. Ditambahkan Kajari, Keempat tersangka yakni Suhariono (sekretaris KPUD Nganjuk saat itu/Mantan Kasatpol PP) yang kini menjabat sebagai Kabid SDA Ekbang Pemkab Nganjuk, Nurhadi, direktur, Sujoko staf teknis dan Siti Khotijah komisaris PT Trisenta Sarana Kontruksi. "Namun tersangka atas nama Suhariono saat ini menjadi tahanan polres Nganjuk, karena menjadi tersangka kasus narkotika (sabu),"imbuhnya.

Diinformasikan bahwa, perkara korupsi proyek pembangunan gedung baru KPUD ini menggunakan anggaran APBN tahun 2013 senilai Rp 2,5 milyar. Hasil tender dimenangkan PT Trisenta Sarana Kontruksi (TSK) asal Mojokerto dan dikerjakan sejak tahun 2014.

Sedangkan kerugian negara atas kasus korupsi ini dibeberkan Kajari angka kerugianya pada kisaran Rp 500 juta dari pagu nilai proyek sebesar Rp 2,5 milyar. ”Munculnya kerugian negara itu hasil audit dari BPKP ,”pungkas Asis Widarto SH.(kam/dra)



Berita Terkait