Berita Metro

Rabu, 17 Mei 2017  19:41

Honorer K1 Luruk Pemkab, Tuntut Pengangkatan CPNS

Honorer K1 Luruk Pemkab, Tuntut Pengangkatan CPNS
Ratusan tenaga honorer kategori 1 (K1) Kabupaten Nganjuk meluruk kantor Disdik Kabupaten Ngajuk
NGANJUK(BM)– Ratusan tenaga honorer kategori 1 (K1) Kabupaten Nganjuk kembali melakukan aksi unjuk rasa, menuntut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk segera mengangkat mereka menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
 
Menurut Ketua Forum Honorer K1 Kabupaten Nganjuk Sajianto, harus ada pihak yang bertanggung jawab terkait tertundanya pengangkatan honorer K1 Kabupaten Nganjuk menjadi CPNS. “Kami terus dijanjikan untuk bisa diangkat PNS. Tapi kenyataanya tidak ada faktanya, hanya janji-janji saja,” ujarnya saat unjuk rasa di depan Dinas Pendidikan (Disdik) Nganjuk, Rabu (17/5). 
 
Padahal, lanjut dia, dari 27 kabupaten/kota yang memiliki permasalahan sama dengan Kabupaten Nganjuk, telah diangkat menjadi CPNS.
 
“Pemkab malah menambah persoalan baru, 194 honorer K1 yang bekerja di SMA/SMK terancam status K1-nya hilang, dampaknya sampai tiga bulan ini mereka tidak menerima gaji dari Pemkab Nganjuk,” pungkas Sajianto. Terlihat, ratusan honorer K1 menggelar demo di depan kantor Disdik Nganjuk, kemudian dilanjutkan di Kantor Ispektorat Nganjuk dengan membawa poster dan spanduk berisi berbagai tuntutan.
 
Sementara, Ketua DPRD Nganjuk, Puji Santoso menyarankan agar persoalan ini segera diselesaikan oleh Pemkab Nganjuk dan honorer K1. Menurutnya jika semua pertimbangan mulai anggaran maupun tujuan hukum tentang K1 sudah dilakukan. Pihaknya meminta agar surat pertanggungjawaban mutlak (SPTJM) segera diterbitkan. 
 
“Memang perlu dilakukan pertimbangan. Tetapi jika sudah memenuhi semuanya kami berharap segera diterbitkan,” jelasnya.(juk/dra)



Berita Terkait