Berita Metro

Selasa, 13 Maret 2018  20:46

Kejar Target PAD, BPPKA Rangkul Notaris

Kejar Target PAD, BPPKA Rangkul Notaris
BPPKA Kota Mojokerto dalam menjaring pajak daerah untuk PAD melakukan kerjasama dengan para notaris

Mojokerto(BM)- Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPPKA) Kota Mojokerto mematok target penerimaan pajak daerah hingga Rp 37 miliar untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD). Guna mengantisipasi peroleha PAD tersebut, DPPKA bergerak cepat dengan menjalin komunikasi dengan seluruh Notaris / PPAT yang bertugas di wilayah Kota Mojokerto untuk merealisasi hal tersebut. Karena selama ini notaris /PPAT telah memberikan kontribusi pada penerimaan pajak daerah dari Bea Perolehan atas Hak Tanah dan Bangunan (BPHTB).

”Kami melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Notaris / PPAT karena mereka adalah mitra kami.  Kami berharap penerimaan pajak daerah dari BPHTB tercapai karenanya,” cetus Kepala BPPKA Kota Mojokerto, Agung Moeljono, Selasa.
Mantan Kabag Hukum ini mengatakan transaksi jual beli lahan di Kota Mojokerto mengalami kenaikkan.  ”Perolehan BPHTB kota Mojokerto tahun 2016 mencapai hampir Rp 9 miliar dan tahun 2017 naik menjadi hampir Rp16 miliar. Tingginya BPHTB menandakan kalau transaksi jual beli lahan di Kota Mojokerto cukup tinggi, dan diantaranya mereka mengunakan jasa notaris,” urainya.
Pada tahun ini BPPKA Kota Mojokerto mulai menyesuaikan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). NJOP akan disesuaikan setiap tiga tahun sekali, tapi ini sudah masuk tahun keempat baru disesuaikan. BPPKA juga tengah mendongkrak pajak daerah, diantaranya adalah layanan jemput bola dengan memanfaatkan fasilitas android. Yakni para wajib pajak hanya menghubungi salah satu nomer lewat fasilitas android BPPKA Kota Mojokerto.
”Selanjutnya petugas kita yang akan mendatangi kediaman wajib pajak. Dan kita bisa langsung cetak bukti pembayaran secara langsung,” timpal Siti Nurkomarijati, Kasi Pendataan dan Penetapan BPPKA.(nan/dra)




Berita Terkait