Berita Metro

Senin, 19 Maret 2018  22:05

Dewan Upayakan Tambahan Bus Sekolah

Dewan Upayakan Tambahan Bus Sekolah
Bus sekolah gratis bantuan Kemenhub yang telah dioperasionalkan di Kota Mojokerto.

Mojokerto(BM)- Pembenahan manajemen transportasi massal terus dilakukan agar memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat Kota Mojokerto. Maka itu Dinas Perhubungan berupaya menggalakan angkot gratis dan bus sekolah, sementara DPRD menyerukan agar anak sekolah tidak lagi menggunakan motor, karena belum memenuhi syarat mengemudi. 

Saat ini Wakil Rakyat telah mengajukan bantuan tambahan armada ke Kementerian Perhubungan RI. "Kami meminta tambahan 4 bus sekolah ke Kemenhub sehingga tidak ada lagi anak yang ke sekolah bawa motor,"  papar anggota Komisi II DPRD Kota Mojokerto,  Sulistiyowati,  Selasa.
Politisi PKB yang juga Komite SDN Balongsari 1 ini mengaku miris dengan masih banyaknya siswa yang bawa motor sendiri.  "Terus terang saya miris dengan banyaknya siswa yang bawa motor.  Ini bisa memicu kecelakaan lalu lintas.  Padahal disisi lain mereka butuh armada sebagai alternatif dari pelarangan bawa motor yang diterapkan kepolisian," ujarnya.
Karena itu,  pihaknya mengajukan penambahan armada ke Kemenhub.  "Kita sudah menyiapkan 13 angkot sekolah,  dua mini bus dan 3 minibus gratis.  Tapi jumlahnya dirasa masih kurang mumpuni dibandingkan dengan jumlah siswa SMP dan SMA yang ada,"  ujarnya.
Karenanya,  pihaknya menggagas adanya pelipatgandaan armada yang ada. Soal ini, pihak Kadishub Kota Mojokerto Gaguk Prasetyo tidak merespon. 
Sebelumnya,  Walikota Mojokerto Masud Yunus telah meluncurkan program angkot sekolah gratis.  Ini merupakan langkah pemkot untuk memberdayakan angkot yang mati suri juga menekan penggunaan sepeda motor oleh siswa. Sementara pihak kepolisian terus menggencarkan pelarangan penggunaan motor oleh siswa yang ditindak lanjuti dengan tilang.(nan/dra) 



Berita Terkait