Berita Metro

Selasa, 12 Desember 2017  23:10

Bupati Kukuhkan Pengurus P2TP2A Kabupaten Mojokerto

Bupati Kukuhkan Pengurus P2TP2A Kabupaten Mojokerto
Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa mengukuhkan Pengurus P2TP2A Kabupaten Mojokerto masa bakti 2016-2021

Mojokerto(BM)- Budaya patriarkhi (pandangan derajat perempuan lebih rendah dari laki-laki.red) dan kekerasan sebagai hal biasa dalam rumah tangga, dikatakan Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa, sebagai sebuah persepsi yang salah. Hal ini ditekankannya pada Pengukuhan Pengurus Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Mojokerto Masa Bakti 2016-2021, sekaligus Rapat Koordinasi P2TP2A Kabupaten Mojokerto Tahun 2017, di Pendopo Graha Majatama, Pemkab Mojokerto, Selasa (12/12).

 “Memandang tindakan kekerasan sebagai hal biasa utamanya dalam rumah tangga, merupakan hal yang salah. Kekerasan umumnya membuat korban tidak hanya menderita secara fisik, namun psikis dan mental,” tegas bupati. Pemerintah Kabupaten Mojokerto telah membentuk lembaga P2TP2A yang memiliki tupoksi untuk menerima beberapa layanan. Antara lain penanganan pengaduan, pelayanan medis, rehabilitasi sosial, penegakan dan bantuan hukum serta pemulangan dan reintegrasi sosial.

 “Pemerintah Daerah didukung beberapa elemen masyarakat diantaranya SKPD terkait, LSM, organisasi keagamaan, prakatisi hukum, lembaga psikologi dan tenaga medis, telah membentuk P2TP2A untuk menangani korban secara terpadu. Semua unsur tersebut memiliki kemampuan untuk mengarahkan dan mengawal korban kekerasan untuk meraih masa depan,” tambahnya.

Bupati juga mengajak semua pihak, mitra kerja maupun jejaring untuk mantap berkomitmen dan mendukung penuh program Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (P2KBP2) Kabupaten Mojokerto yang dipimpin Joedha Hadi. Hadir mendampingi bupati Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, Ismail Pribadi, Forkopimda serta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Mojokerto, Ikfina Kamal Pasa.(hms/adv)




Berita Terkait