Berita Metro

Kamis, 28 Desember 2017  21:03

BID Tingkatkan Kapasitas Keuangan Desa

BID Tingkatkan Kapasitas Keuangan Desa
Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa saat meninjau Program Inovasi Desa (PID) Kabupaten Mojokerto tahun 2017

Mojokerto(BM)-Bursa Inovasi Desa (BID) berupa kegiatan Program Inovasi Desa (PID) Kabupaten Mojokerto tahun 2017, resmi dibuka bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa, Kamis (28/12) di Pendopo Graha Majatama. Acara yang baru pertama kali digelar Pemerintah Kabupaten Mojokerto ini, untuk meningkatkan kapasitas keuangan desa melalui Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD). Seperti disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto, sekaligus ketua pelaksana acara.

 “PID merupakan program Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa) yang digelar dengan harapan untuk meningkatkan keuangan desa melalui DD dan ADD. Diharapkan desa bisa meningkat kemampuannya untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakatnya secara efektif,” ujar Ardi.

Dalam acara ini juga diserahkan piala kepada para pemenang hasil penilaian BID Kabupaten Mojokerto tahun 2017, yang diserahkan langsung oleh bupati Mojokerto. Ada 3 kategori yang dinilai yakni Infrastruktur Desa yang dimenangkan Desa Gebangsari Kecamatan Jatirejo untuk jenis kegiatan Sarana Olahraga Desa, disusul Desa Mojorejo Kecamatan Pungging dengan kegiatan Rest Area, serta Desa Medali Kecamatan Puri dengan jenis kegiatan Sumur Resapan.

Ada kategori Kewirausahaan dan Pengembangan Ekonomi Desa yang diraih Desa Kebontunggul Kecamatan Gondang dengan kegiatan Bumdesa dengan Unit Usaha Desa Wisata, Desa Penanggungan Kecamatan Trawas dengan jenis kegiatan Pertanian Organik, serta Desa Pandanarum Kecamatan Pacet dengan kegiatan Pujasera.

Kategori terakhir yakni Pengembangan Sumber Daya Manusia yang diraih Desa Jumeneng Kecamatan Mojoanyar dengan jenis kegiatan Kawasan Rumah Pangan Lestari, diikuti Desa Jiyu Kecamatan Kutorejo dengan jenis kegiatan Bank Sampah Penunjang Pendidikan Sekolah, serta Desa Banyulegi Kecamatan Dawarblandong dengan jenis kegiatan Pelatihan Membuat Tas dari Limbah Palstik.

Bupati mangatakan bahwa salah satu strategi yang dikembangkan dalam PID adalah Pengelolaan Pengetahuan dan Inovasi Desa (PPID). Yakni dukungan pada desa-desa, agar lebih efektif menyusun rencana penggunaan Dana Desa sebagai investasi pendorong peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat. Maka dari PPID inilah, dilaksanakan kegiatan BID.

Ditambahkannya jika BID merupakan pertukaran inisiatif yang dialamnya terdapat inovasi-inovasi masyarakat berkembang di desa-desa. Bursa inovasi ini juga tidak terpisahkan dari model pengelolaan inovasi di tingkat kabupaten. “BID merupakan pertukaran inisiatif atau inovasi-inovasi masyarakat yang berkembang di desa-desa. BID tidak terpisahkan dari model pengelolaan inovasi tingkat kabupaten,” pungkas bupati.(nan/dra)




Berita Terkait