Berita Metro

Kamis, 21 Desember 2017  23:39

Kapolres Makota Lepas 45 Purnawirawan

Kapolres Makota Lepas 45 Purnawirawan
Sejumlah purnawirawan saat dilepas Kapolres Makota

MALANG (BM)- Kapolres Malang Kota (Makota) AKBP Asfuri SIK melepas 45 purnawirawan Polres Makota yang memasuki masa pensiun, Kamis (21/12). Seusai dilepas lewat upacara, mereka diarak keliling Kota Malang menggunakan dua bus wisata milik Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Hal itu bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada para purnawirawan atas pengabdian mereka selama bertugas di Polres Makota.

Arak-arakan ini merupakan bagian dari perpisahan yang dilakukan jajaran Polres Malang Kota. Yakni untuk mengapresiasi para purnawirawan yang sudah berusia 58 tahun itu selama bertugas di Mapolres Makota.Polres Makota ingin menunjukan kepada masyarakat bahwa di Polres Malang Kota terdapat para personil yang sudah mengabdikan dan bertugas dengan penuh dedikasi sampai dengan masa pensiun. Hal itu diakui Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri SIK.

Dia mengungkapkan, pihaknya berupaya untuk mengapresiasi para personil yang memasuki purna tahun ini. Dengan satu agenda melakukan arak-arakan menuju taman Alun-alun Merdeka Kota Malang.“Jangan sampai para purnawirawan itu,setelah mereka pensiun tidak mempunyai arti, paling tidak harus ada kenangan indah dan mempunyai kebanggaan. Makanya kami buat surprise. Mereka dilepas Polres Malang Kota dengan terhormat,” tutur AKBP Asfuri disela pelepasan,Kamis (21/12/2017).

Namun meskipun sudah menjadi Purnawirawan, mereka tetap diharapkan bisa membantu kepolisian dalam melakukan pendekatan kepada masyarakat dan menciptakan situasi ketertiban masyarakat yang kondusif. Sementara itu, anggota Polres Malang Kota yang sudah memasuki Purnawirawan yakni Abd Kholik, yang memasuki masa pensiun dengan pangkat AKBP mengatakan, pihaknya merasa bangga sekali mengingat apa surprise yang telah dilakukan oleh Polres Malang Kota.

Pasalnya selama bertugas 37 tahun, baru kali ini ia menjumpai adanya suprise kepada anggota yang sudah memasuki masa purna.“Sebelumnya,tidak pernah ada pelepasan seperti ini. Hanya prosesi di dalam ruangan belakang, saya merasa senang dengan surprise untuk melakukan arak-arakan ini,”ujarnya dengan bangga. Sementara itu, selain arak-arakan, dalam pelepasan purna tersebut, juga dilakukan ritual rutin yakni upacara pedang pora.(lil/dra).



Berita Terkait