Berita Metro

Senin, 19 Juni 2017  19:43

F5 Berikan Layanan Aplikasi Multi-Cloud

F5 Berikan Layanan Aplikasi Multi-Cloud
Adanya layanan baru cloud, kini banyak perusahaan yang beralih ke layanan cepat ini
Surabaya(BM)-F5 Networks (NASDAQ: FFIV) mengumumkan tersedianya layanan aplikasi yang konsisten di lingkungan multi-cloud bagi perusahaan untuk penyebaran yang lebih fleksibel, keamanan yang lebih efektif dan lebih cepat ke pasar.
 
Laporan F5 ‘2017 State of Application Delivery’ menunjukkan bahwa para pelanggan semakin banyak beralih ke infrastruktur cloud, banyak yang secara sadar memilih untuk berinvestasi di berbagai teknologi cloud. Sekitar 80 persen responden survei melaporkan komitmennya di arsitektur multi-cloud dan 20 persen menyatakan akan memiliki lebih dari setengah aplikasi yang berjalan di public cloud dan private cloud tahun ini.
 
SVP of Product Management and Product Marketing F5, Sangeeta Ananda, Senin, mengatakan pelanggan semakin banyak memilih penyebaran aplikasi di multiple cloud, baik di public dan private, fasilitas pusat data (colocation), serta data center. Namun, mereka masih bergelut dengan perbedaan pengembangan lingkungan aplikasi, tool sets dan orchestration technology.
 
Dalam upaya memanfaatkan lingkungan multi-cloud, banyak rintangan yang sering muncul, seperti penerapan aplikasi di platform multi-cloud menciptakan tantangan dalam mengelola layanan aplikasi, kebijakan keamanan yang tidak konsisten dalam menciptakan risiko terhadap kepatuhan (compliance risk) dan beragamnya arsitektur cloud dalam memberi tekanan lebih pada kesenjangan kemampuan IT dan mengurangi nilai manfaat cloud itu sendiri.
 
Meski cloud menyediakan layanan untuk aplikasi, cloud lebih sering dijalankan dengan cara yang kurang portabel, spesifik pada kasus, atau memberikan perlindungan yang kurang memadai. Portfolio F5 dari layanan dan solusi multi-cloud application memberikan pelanggan kebebasan dalam penyebaran aplikasi apapun, dimanapun dengan layanan aplikasi yang konsisten dan keamanan setara enterprise.
 
Principal Analyst ZK Research, Zeus Kerravala, mengatakan para eksekutif kini mulai sangat bergantung pada solusi cloud untuk mendukung langkah transformasi digital mereka. Namun, dalam banyak kasus, penerapan single cloud tidak cukup untuk mewujudkan kelincahan bisnis (business agility).(rls/dra)



Berita Terkait