Berita Metro

Kamis, 18 Juli 2019  13:58

Verifikasi Validasi BDT,Agar penyaluran BPNT Tepat Sasaran

Verifikasi Validasi BDT,Agar penyaluran BPNT Tepat Sasaran
Pengambilan formulir Verifikasi dan Validasi Basis Data Terpadu (BDT) atau data kemiskinan di Lamongan

Reporter: Komari S Praja

LAMONGAN (BM)-Saat ini Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Lamongan melakukan verifikasi dan validasi (Verval) Basis Data Terpadu (BDT) atau data kemiskinan di Lamongan.

 

Menurut  Kepala Dinsos Lamongan, Moh Kamil melalui proses Verval tersebut, masyarakat yang tergolong mampu dan masih berada dalam BDT akan dikeluarkan, sehingga nanti data yang ada di BDT hanya orang-orang yang memang masuk dalam kategori miskin.

 

“Dan dengan dilakukannya proses Verval,  penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) nantinya akan lebih tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan” kata  Moh Kamil, Kamis (18/7) pada sejumlah awak media.

 

Kamil, panggilan Moh Kamil juga menyebutkan  dalam proses Verval BDT itu,  Dinsos Lamongan menerjunkan total sebanyak 335 petugas, mulai dari petugas verval di tingkat desa hingga koordinator kabupaten.

 

“Secara rinci di desa-desa itu ada 270 petugas yang di kecamatan-kecamatan ada 60 petugas , kemudian yang di Dinsos ada 5 orang. Hasil dari desa-desa nanti dikumpulkan di kecamatan, kemudian dari seluruh kecamatan akan dimasukkan ke sini (Dinsos)," ungkap Kamil.

 

Dalam verifikasi dan validasi (Verval) Basis Data Terpadu (BDT) atau data kemiskinan tersebut desa-desa beri kesempatan untuk melakukan muskel/musdes untuk mengusulkan orang-orang miskin yang belum masuk BDT.

 

“Kita menargetkan proses Verval BDT dapat diselesaikan pada bulan Oktober 2019, kemudian ditangdatangani oleh pak bupati dan Januari 2020 nanti sudah ditandatangani oleh menteri” jelas Kamil yang juga memaparkan di Tahun 2020 mendatang, Lamongan sudah memiliki data yang valid terkait  Basis Data Terpadu (BDT) atau data kemiskinan. ()




Berita Terkait