Berita Metro

Kamis, 12 April 2018  13:59

Pendaftaran Polri Gratis, Jangan Tertipu Oknum Nakal

Pendaftaran Polri Gratis, Jangan Tertipu Oknum Nakal
Kapolres AKBP Feby D.P. Hutagalung pantau pendaftar Polri yang sedang melakukan pemeriksaan awal di ruang SKJ Polres Lamongan.

Foto:BM/Komari

 

LAMONGAN (BM)- Kepala Kepolisian Resor Lamongan,  AKBP Feby D.P. Hutagalung S.I.K.,M.H.  menegaskan bahwa pendaftaran atau penerimaan anggotas  Polri tidak dipungut biaya sepeserpun atau gratis. Maka Masyarakat dimohon lebih berhati-hati agar tidak tertipu oleh oknum-oknum nakal dalam proses seleksi penerimaan anggota Polri tersebut.

 

“Pendaftaran Polri tidak dipungut biaya sepeserpun, oleh karena itu apabila berminat mendaftar jangan sampai dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang mengambil kesempatan tersebut. Dan

Jangan mau diiming-imingi oleh siapapun untuk melancarkan dan menjamin masuk dan lolos seleksi,” kata  AKBP Feby D.P. Hutagalung S.I.K.,M.H.  saat memberi  motivasi kepada pendaftar anggota Polri yang sedang melakukan pemeriksaan awal di ruang SKJ (Sasana Krida Jagratara)  Polres Lamongan dalam proses pendaftaran Penerimaan Polri 2018.

 

Menurutnya, salah satu hal yang terpenting dalam penerimaan anggota Polri adalah pendaftar harus dalam  kondisi fisik sehat dan mental siap saat mengikuti seleksi serta  dijaga kesehatan dan istirahat yang cukup.

 

“Jangan mau diiming-imingi oleh siapapun untuk melancarkan dan menjamin masuk dan lolos seleksi,”  ungkap Feby, panggilan AKBP Feby D.P. Hutagalung S.I.K.,M.H. Seperti yang kita ketahui Polri membuka kesempatan untuk bergabung menjadi anggota sejak 26 Maret sampai 11 April 2018.

 

Sementara itu kabag Sumda Polres Lamongan Kompol Drs. Edy Cahyono menjelaskan bahwa Penerimaan Polri mengacu pada  Prinsip BETAH (Bersih Transparan Akuntabel dan Humanis)  dan Clear & Clean.

 

 “Kita saja Panitia tidak bisa memastikan apa orang itu lulus seleksi atau tidak,  jadi jangan sampai kedepannya ada yang menawarkan dan lolos menjadi anggota Polri,” jelas Kompol Drs. Edy Cahyono serius. (kom)

 




Berita Terkait