Berita Metro

Kamis, 08 Maret 2018  14:49

Desain APK Wajib Atas Persetujuan KPU Jatim

Desain APK Wajib Atas Persetujuan KPU Jatim
Komisioner KPU Jawa Timur, Choirul Anam, usai melantik anggota PPS untuk Pemilu 2019, se-Lamongan.

Reporter:Komari

 

LAMONGAN (BM)- Desain Alat Peraga Kampanye (APK) Pemilihan Gubernur Jawa Timur  yang dibuat oleh pasangan calon harus mendapat persetujuan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur.

 

Demikian ditegaskan  Komisioner KPU Jawa Timur Divisi Perencanaan dan Data, Choirul Anam, usai melantik 1422 anggota PPS untuk Pemilu dan Pilpres 2019, se-Lamongan, di GOR Lamongan, Kamis (8/3) siang. 

 

KPU Jatim  mempersilahkan masing-masing pasangan calon untuk membuat APK sendiri. Namun aturanya maksimal 150 persen dari yang diadakan oleh KPU. Dan  desain semua APK wajib atas persetujuan KPU Provinsi Jawa Timut,” kata Choirul Anam pada sejumlah awak media.

 

 

Di sisi lain, Anam, panggilan  Choirul Anam, menjelaskan saat ini APK  dan Bahan Kampanye (BK) Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur  dari KPU  memasuki proses cetak.

 

“Sebelumnya  sudah  pengadaanya sudah melalui proses lelang. Proses lelangnya dilakukan pada  28 Februari lalu, dan ada perbaikan hingga 5 Maret lalu.” ungkapnya.

 

Dan  APK  yang  tersebut  berupa baliho, spanduk, dan umbul-umbul yang sudah selesai sebagian telah diserahkan ke kabupaten/kota se-Jatim. “Sebagian kabupaten/kota itu sudah di cetak, jadi tinggal pasang,” kata  Anam yang juga memaparkan  untuk baliho maksimal 5 di setiap kabupaten/kota, umbul-umbul sebanyak  20  umbul-umbul di setiap kecamatan, sedangkan  untuk spanduk 1 atau 2 per-kelurahan atau desa. ()

 




Berita Terkait