Berita Metro

Rabu, 14 Agustus 2019  15:15

Bursa InovasiDesa,Wahana Pertukaran programPembangunan Desa

Bursa InovasiDesa,Wahana Pertukaran programPembangunan Desa
Bursa Inovasi Desa di Desa Kembali Gede Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan

Reporter: Komari S Praja

LAMONGAN (BM)-Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Lamongan  terus melakukan sejumlah langkah untuk memanfaatkan dana desa agar bisa lebih maksimal, upaya tersebut diantaranya adalah Bursa Inovasi Desa (BID) sebagai wahana pertukaran program pembangunan menuju percepatan desa mandiri.

“Bursa Inovasi Desa bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi pedesaan serta membangun kapasitas desa yang berkelanjutan” kata  Kepala Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Desa (DPMD) Lamongan Khusnul Yaqin, pada sejumlah awak media, kemarin.

Menurutnya,  diantara salah satu tujuan dana desa adalah untuk meningkatkan kemandirian desa. Namun, sayangnya selama ini belum banyak desa yang memiliki inovasi. Bahkan cenderung monoton.

“Dan melalui Bursa Inovasi Desa ini akan ditampilkan inovasi-inovasi yang bisa dicontoh desa yang lain. Karena banyak desa yang memiliki inovasi dan tidak terbatas pada insfrastuktur saja. Tapi juga pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) sehingga dapat terbentuk kemandirian desa,” ungkapnya.

Dalam bursa inovasi desa ini ada skala prioritas, antara lain pembentukan dan pengembangan BUMDes, peningkatan kualitas SDM, pemenuhan dan peningkatan infrastruktur perdesaan dan pemenuhan kebutuhan air bersih untuk pertanian.

“Empat bidang prioritas tersebut, diharapkan dana desa mampu memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat desa” jelas Khusnul pangilan Khusnul Yaqin.

Di Tahun 2019 ini DPMD Kabupaten Lamongan telah membentuk 10 zona Bursa Inovasi Desa yang ada diseluruh Kabupaten Lamongan yang dibagi menjadi tiga wilayah yakni utara, tengah dan selatan. Sebelumnya baru ada 3 zona BID, tetapi tahun in ada 10 zona.

Sehingga diharapkan percepatan pembangunan dan peningkatan ekonomi pedesaan semakin meningkat dengan cepat, karena  dalam bursa ada beberapa pilihan di masing-masing desa di seluruh Indonesia. Program ini akan menjadi pintu masuk menuju desa mandiri.

Dari Bursa Inovasi Desa (BID)  tersebut  setiap desa diberi kesempatan untuk belajar dari desa lain. Termasuk mencontoh program yang selama ini sudah berjalan  dan terbukti mampu semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bursa Inovasi Desa (BID) diantaranya digelar di desa Kemlagi Gede Kecamatan Turi.()




Berita Terkait