Berita Metro

Rabu, 10 Januari 2018  23:08

Bupati Harapkan Distribusi Cabai Ditata

Bupati Harapkan Distribusi Cabai Ditata
Bupati Fadeli saat memantau kondisi tanaman cabai di wilayah Kecamatan Solokuro

LAMONGAN(BM)-Bupati Lamongan Fadeli berharap agar distribusi perdagangan cabai di wilayah Lamongan ditata sehingga petani cabaisemakin sejahtera. “Selama ini, pedagang di pasar, terutama di pasar Sidoharjo Lamongan, sebagian besar mendapat pasokan cabai dari luar Lamongan, sehingga harga cabai menjadi mahal mengingat beaya transportasinya juga tidak sedikit” kata Bupati Fadeli, saat memantau area tanaman cabai di wilayah Kecamatan Solokuro, kemarin.

Maka untuk, tegas Fadeli,  harus ditata distribusi perdagangan cabai. Pedagang harus mengambil atau mengambil pasokan dari petani Lamongan sendiri” kata Bupati Fadeli, saat memantau area tanaman cabai di wilayah Kecamatan Solokuro, kemarin. Direktur Perusahaan Daerah (PD) Pasar Lamongan  harus  menata rantai distribusi, agar cabai hasil panen petani Lamongan dijual di wilayah Lamongan, sehingga fluktuasi harga bisa lebih dikontrol.

“Ada dua keuntungan jika pedagang Lamongan mengambil suplai dari petani Lamongan sendiri, yaitu harganya stabil dan keuntungan kedua adalah semakin meningkatkan kesejahteraan petani” ungkapnya. Kita berharap, petani Lamongan dapat menikmati harga cabai yang terkadang melambung. Intinya agar petani cabai di Lamongan semakin sejahtera.

“Saya yakin jika seluruh pedagang cabai di Lamongan  mengambil pasokan dari hasil panen milik warga Lamongan sendiri, maka harga dapat terkontrol karena biaya transportasinya juga tidak mahal. Disisi lain juga memberi keuntungan bagi petani cabaiLamongan” tegas orang nomer satu di Pemkab Lamongan itu.

 Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Lamongan menyebutkan musim tanam 2016 produksi cabai rawit mencapai 37.554 kuintal dengan total lahan panen seluas 3.919 hektare. Rinciannya di Kecamatan Paciran yakni 1.735 hektare, Brondong 1.118 hektare, dan Solokuro seluas 757 hektare. Pada 2018  ditargetkan panen seluas 4.594 hektare. Dengan sasaran panen terluas di Kecamatan Paciran bisa mencapai 2.359 hektare, Brondong 1.083 hektare, dan Solokuro 839 hektare. (kom/dra)



Berita Terkait