Berita Metro

Selasa, 09 Januari 2018  23:11

Air Sungai Meluap, Korban Banjir Dapat Bantuan

Air Sungai Meluap, Korban Banjir Dapat Bantuan
Salah satu korban banjir di Kelurahan Banaran Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan saat melakukan pemeriksaan kesehatan

LAMONGAN(BM)-Korban banjir akibat meluapannya Bengawan Solo di Kelurahan Banaran Kecamatan Babat Kabupaten  mendapat bantuan pengobatan dan pemeriksaan gratis.

“Pengobatan dan pemeriksaan yang diberikan secara gratis untuk warga korban banjir di Kelurahan Banaran ini diikuti sebanyak 70 warga. Obat yang disediakan diantaranya untuk pengobatan penyakit jamur, batu, pilek serta untuk capek-capek” kata Babinkantibmas Banaran, Bripka Purnomo, Selasa (9/1) siang.

Menurutnya, Pengobatan dan pemeriksaan gratis tersebut dilakukan  atas kerjasama  sejumlah warga yang tergabung dalam Babat Peduli dengan Rumah Sakit Muhammadiyah Babat.

“Pengobatan serta pemeriksaan itu sebagai upaya untuk meringankan warga sehingga diharapkan kesehatanya terus  tetap terjaga” ungkap Bripka Purnomo.

Kepala Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamongan, Suprapto menyebutkan saat ini banjir di Kelurahan Banaran tersebut sudah surut mengingat kondisi air Bengawan Solo juga surut.“Jika besok kondisi terus normal, maka dipastikan  besok sudah tidak ada lagi rumah warga yang terendam banjir” terang  Suprapto.

Korban, lanjut Suprapto, juga mendapat bantuan paket sembako yang disalurkan oleh  BPBD. Bantuan tersebut juga sebagai upaya untuk meringankan warga yang tertimpah musibah banjir.

“Kita berharap warga yang  bertempat tinggal sepanjang bantaran Bengawan Solo agar terus menjaga kewaspadaan mengingat saat ini curah hujan masih tinggi” kata Suprapto berharap.

Seperti diketahui  beberapa hari lalu air  Bengawan Solo meluap, akibatnya puluhan rumah warga di Kelurahan Banaran Kecamatan babat Lamongan terendam banjir setinggi 15 centimeter hingga 25 centimeter."Air masuk ke Banaran  sejak Minggu (7/1) siang  dan saat itu  kondisinya terus naik hingga  menyebabkan puluhan rumah warga terendam air”  kata Arman, salah seorang  warga Banaran, Senin (8/1) kemarin. (kom)



Berita Terkait