Berita Metro

Kamis, 03 Mei 2018  15:47

Kasus Penembakan Mobil, Terdakwa dan Korban Saling Memaafkan

Kasus Penembakan Mobil, Terdakwa dan Korban Saling Memaafkan
Terdakwa Rocye Muljanto (kemeja putih) bersalaman dengan Ery Cahyadi di PN Surabaya, Kamis (3/5/2018).

Oleh: Arifan

SURABAYA (BM) - Rocye Muljanto menjalani sidang perdana sebagai terdakwa kasus penembakan mobil pejabat Pemkot Surabaya. Sidang ini diwarnai saling memaafkan antara terdakwa dan saksi korban.

 

Dalam dakwaannya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ali Prakosa menjelaskan, terdakwa didakwa dengan Pasal 405 KUHP jo Pasal 335 KUHP. Selain itu terdakwa juga dijerat dengan Pasal 1 ayat 1 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Senjata Api.

“Undang-undang tersebut beradasarkan kepemilikan senjata milik terdakwa yang digunakan untuk merusak mobil milik saksi korban,” ujar JPU Ali pada sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (3/4/2018).

Usai dakwaan dibacakan, majelis hakim yang diketuai Anne Rusiana langsung menggelar sidang dengan agenda pemeriksaan saksi korban Ery Cahyadi, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Pemkot Surabaya.

Ery menjelaskan, dirinya baru mengetahui mobilnya dirusak dengan cara ditembak pada 14 Maret 2018 sekitar pukul 12.00 WIB. Namun saat itu dirinya tidak mengetahui apa permasalahannya. “Saya awalnya mendapat info dari Fadli anggota Satpol PP, jika mobil saya telah ditembaki orang. Saya tidak tahu masalahnya apa,” kata Ery.

Hanya saja saat itu Ery menduga latarbelakang masalah sehingga mobilnya dirusak kemungkinan disebabkan tempat usah milik menjadi salah satu tempat yang ditertibkan. “Karena sebelumnya ada penertiban usaha yang lokasinya melebihi garis sepadan jalan. Salah satunya adalah usaha milik terdakwa,” ungkap Ery.

Atas keterangan Ery, terdakwa pun tak membantahnya.

Di tengah suasana persidangan, terdakwa dan Ery sempat bersalaman dan saling memaafkan. “Saya sudah memaafkan terdakwa,” kata Ery kepada hakim Anne.

Seperti diberitakan sebelumnya, mobil pribadi milik Ery Cahyadi bernopol L 88 EC diberondong peluru oleh seseorang pada 14 Maret 2018. Setelah dilakukan penyelidikan, anggota Polrestabes Surabaya akhirnya berhasil menangkap pelakunya, Rocye Muljanto. Hingga kasus tersebut bergulir masuk ke meja hijau. (arf/tit)




Berita Terkait