Berita Metro

Selasa, 24 April 2018  18:43

Hakim Yulisar Paksa Terdakwa Ajukan Eksepsi

Hakim Yulisar Paksa Terdakwa Ajukan Eksepsi
Andre Naga Saputra, terdakwa kasus perusakan rumah (kemeja batik) saat menjalani sidang di PN Surabaya

SURABAYA (BM) - Ketua majelis hakim Yulisar ngotot meminta agar Andre Naga Saputra, terdakwa kasus perusakan untuk mengajukan eksepsi (keberatan). Padahal usai pembacaan dakwaan, terdakwa telah menolak untuk mengajukan eksepsi.

Pada sidang dengan agenda pembacaan dakwaan ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Putu Karmawan menjelaskan, terdakwa melakukan perusakan dengan memecah kaca jendela rumah milik istrinya yaitu Go Ling Linga. “Terdakwa datang ke rumah saksi (Go Ling Linga) dengan cara melompat pagar. Dengan berteriak, terdakwa meminta untuk dibukakan pintu dan menggedor dengan keras, serta memecahkan kaca,” ujarnya pada sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (24/4/2018).

Saat itu, Katimini yang merupakan pembantu rumah tangga di rumah tersebut merasa ketakutan atas tindakan terdakwa. Katimini juga mendapat perintah dari Go Ling Linga agar tidak membuka pintu rumah. “Terdakwa dengan sengaja melakukan perusakan dengan melawan hukum sebagai mana diatur dalam pasal 406 ayat 1 KUHP,” kata JPU Karmawan.

Usai dakwaan dibacakan, hakim Yulisar kemudian memberikan kesempatan kepada terdakwa untuk mengajukan eksepsi. Namun kesempatan tersebut langsung ditolak oleh terdakwa. “Sudah cukup, langsung saja ke pembuktian,” ungkap terdakwa melalui tim kuasa hukumnya.

Namun bukannya mengamini penolakan, hakim Yulisar justru meminta agar terdakwa mengajukan eksepsi melalui kuasa hukumnya. “Begini saudara terdakwa, kuasa hukum kamu suruh ajukan eksepsi untuk menanggapi dakwaan jaksa. Nanti kami akan pertimbangkan,” pinta hakim Yulisar.

Tanpa banyak bicara, terdakwa dan kuasa hukumnya langsung menuruti permintaan hakim Yulisar. Akhirnya terdakwa berencana mengajukan eksepsi pada sidang selanjutnya. (arf/tit)




Berita Terkait