Berita Metro

Senin, 08 Juli 2019  17:49

Berkas Perkara Belum Lengkap, Polda Jatim Bakal Periksa Saks

Berkas Perkara Belum Lengkap, Polda Jatim Bakal Periksa Saks
Frans Barung Mangera

SIRABAYA (BM) - Ditreskrimsus Polda Jatim akan kembali memeriksa saksi atas kasus amblesnya Jalan Raya Gubeng. Pemeriksaan ini dibutuhkan untuk memenuhi petunjuk Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim agar berkas perkara dilengkapi.

“Kami siap melaksanakan petunjuk dari penuntut umum (Kejati Jatim). Bahkan, jika dalam petunjuk tersebut meminta Fuad Benardi (anak Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini) untuk kembali diperiksa, akan kami penuhi,” ujar Kombes Pol Frans Barung Mangera, Kabid Humas Polda Jatim, Senin (8/7/2019).

Sebelumnya, polisi telah memeriksa Fuad pada 23 Maret lalu terkait kasus tersebut. Saat itu Fuad diperiksa sebagai saksi yang mengetahui proses perizinan proyek basement RS Siloam yang menyebabkan Jalan Raya Gubeng ambles.

Atas dugaan ini, Fuad pun diperiksa selama lebih dari tiga jam. Dia dicecar 20 pertanyaan. Di antaranya tentang proses perizinan proyek perluasan RS Siloam, penyebab jalan ambles.

Kasi Penkum Kejati Jatim, Richard Marpaung mengatakan, berkas kasus jalan Gubeng yang ambles dikembalikan, karena belum lengkap. Sebab, masih ada keterangan saksi yang butuh pendalaman. Karena itu, salah satu rekomendasi kejaksaan adalah agar Polda Jatim melakukan pemeriksaan kembali terhadap saksi-saksi.

"Ya diperiksa lagi saksi-saksinya untuk pendalaman," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam kasus ini Polda Jatim telah menetapkan enam tersangka diantaranya, BS (Direktur PT Nusa Kontruksi Enjineering/NKE), RW (Project Manager PT NKE), AP (Site Manager PT NKE), RH (Project Manager PT Saputra Karya), LAH (Struktur Enjeneering Supervisor PT Saputra Karya), dan AK (Struktur Supervisor PT Saputra Karya).

Mereka dijerat dengan pasal 192 ayat 1 jo pasal 55 KUHP dan pasal 63 ayat 1 UU RI Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan. (arf/tit)




Berita Terkait