Berita Metro

Rabu, 21 Maret 2018  22:41

Tujuh Cabang Dindik Jatim Dimerger

Tujuh Cabang Dindik Jatim Dimerger
SURABAYA (BM) – Jumlah Cabang Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim akan dikerucutkan menjadi 24 cabang dinas. Ini mengacu pada Permendagri Nomor 12 Tahun 2017, tentang Pedoman Pembentukan dan Klasifikasi Cabang Dinas dan Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah. Untuk menyiasati pelayanan, Dindik Jatim berencana tetap akan membuka kantor layanan di tiap daerah yang terimbas merger.
 
Kepala Dindik Jatim, Saiful Rachman mengatakan, merger dilakukan dari 31 cabang dinas di kabupaten/kota menjadi 24 cabang dinas. Dengan begitu, sedikitnya ada tujuh kantor cabdin akan di merger dengan cabdin di daerah terdekat. 
Hal itu sesuai dengan amanat Permendagri Nomor 12 Tahun 2017, tentang Pedoman Pembentukan dan Klasifikasi Cabang Dinas dan Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah. “Kita tetap tergantung Pemprov Jatim melalui Pak Gubernur. Tidak bisa jalan sendiri-sendiri karena ada pedomannya,” katanya, Rabu (21/3).
 
Saiful mengungkapkan, kendati akan dimerger, pihaknya berharap tetap ada pelayanan di daerah. Meski secara administrasi dan struktural cabang dinas tersebut telah berpindah ke daerah lain. “Jadi tetap buka kantor pelayanan di tiap daerah,” ujarnya. 
 
Beberapa cabang dinas, lanjut Saiful yang rencananya akan digabung adalah Kabupaten dan Kota Malang serta Kota Batu, Kabupaten dan Kota Probolinggo, Kabupaten dan Kota Kediri, Kabupaten dan Kota Madiun. Sementara untuk Kota Surabaya, sesuai aturan tidak boleh didirikan cabang dinas di ibu kota provinsi akan dihapus atau digabung. 
“Surabaya kemungkinan bisa bergabung dengan cabang dinas Sidoarjo. Semuanya untuk efisiensi, tapi kita tetap buka layanan di daerah tidak masalah,” tutur saiful.
 
Selain tujuh cabang dinas ada pula dua unit pelaksana teknis (UPT) yang dievaluasi oleh Kemendagri. Sama halnya dengan cabang dinas, dua UPT tersebut juga tidak direkomendasikan untuk tetap berdiri. Keduanya ialah UPT Bina Prestasi di Jalan Jagir Sidoresmo  dan UPT Pengembangan Pendidikan Kejuruan di komplek Kampus Unesa Ketintang. (sdp/udi)
 
 



Berita Terkait