Berita Metro

Jumat, 10 Desember 2017  18:02

Anas Sapa Anak Muda, Emil Dardak Beberkan Hasil Kerja

Anas Sapa Anak Muda, Emil Dardak Beberkan Hasil Kerja
Cawagub Azwar Anas di depan kader dan simpatisan PDIP, di Kediri.

Kediri (BM) - Bakal calon Wakil Gubernur Jawa Timur Abdullah Azwar Anas kembali bersafari ke sejumlah daerah. Kali ini Anas mengunjungi Kediri dan Tulungagung. Anas bertemu dengan komunitas anak muda hingga rapat konsolidasi partai pengusung yang dihadiri ribuan kader.

"Ini bagian dari upaya semakin menyolidkan gerak tim pemenangan, baik dari teman-teman partai maupun para relawan. Sekaligus tentu bagian untuk meminta masukan dari semua elemen," ujar Anas yang diusung PDI Perjuangan dan PKB bersama Calon Gubernur Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Minggu (10/12/2017).

Dalam kesempatan bertemu sejumlah komunitas anak muda di Kediri, Anas menyampaikan sejumlah program pengembangan ekonomi kreatif untuk menggerakkan daerah.

"Ekonomi kreatif adalah jawaban bagi penguatan ekonomi rakyat, UMKM, kelompok perempuan, dan ekonomi perdesaan. Semuanya ditopang aspek digital," ujar Anas yang juga Bupati Banyuwangi tersebut.

Anas menekankan pentingnya perwujudan pemerintahan kolaboratif dengan menggandeng inovasi sosial yang dihasilkan kelompok muda kreatif. Seperti di Banyuwangi, GoJek diajak berkolaborasi mengantarkan obat bagi pasien miskin.

"Bulan ini Banyuwangi mulai kerja sama dengan salah satu startup teknologi pendidikan kelas dunia untuk pemerataan pendidikan di desa. Selama ini yang bisa dapat les tambahan hanya anak-anak dari keluarga mampu, nah dengan kolaborasi ini kami bisa mendorong anak-anak di desa lebih berdaya saing," jelas Anas.

Di Kediri dan Tulungagung, Anas menyapa ribuan anak muda dan kader PDIPDi Kediri dan Tulungagung, Anas menyapa ribuan anak muda dan kader (PDIP Foto: Andhika Dwi Saputra)

Di Tulungagung, Anas menggelar rapat konsolidasi bersama ribuan kader partai pengusung. Anas membakar semangat ribuan orang yang datang dari 19 kecamatan se-Tulungagung tersebut.

"Mulai hari ini di Tulungagung teman-teman semua sudah bergerak serempak, hingga ada tim di tiap TPS," ujar Anas.

"Datangi masyarakat dengan sikap yang baik, dengan kreatif. Jangan sekali pun menjelekkan kandidat lain. Ingat pesan Presiden Jokowi, pilkada jangan sampai memecah belah bangsa kita. Persaudaraan di atas segalanya," imbuh Anas.

Anas lalu membeberkan sejumlah kinerja selama memimpin Banyuwangi. Di antaranya pendapatan per kapita warga yang melonjak dari Rp 20,8 juta per orang per tahun menjadi Rp 41,46 juta per orang per tahun.

"Alhamdulillah kemiskinan terus turun, sudah satu digit di level 8 persen, di bawah rata-rata Provinsi Jatim dan nasional," kata Anas.

"Di Banyuwangi juga sudah ada Mal Pelayanan Publik yang mengintegrasikan 142 jenis dokumen/izin di satu tempat, sehingga warga dimudahkan," pungkas Anas.

 

Emil di Blitar

Di tempat terpisah, Cawagub Emil Elestianto Dardak menegaskan dirinya tidak akan lari dari tanggung jawab sebagai Bupati Trenggalek ketika memutuskan maju sebagai bakal calon wakil gubernur mendampingi Khofifah Indar Parawansa yang maju di Pilgub Jatim 2018. Sebaliknya, ia memaparkan kesuksesannya mengubah Trenggalek.

"Ini adalah pemilihan untuk periode 2019-2024. Hanya pemilihannya di tahun 2018. Artinya, jika saya terpilih mendampingi Bu Khofifah di Pilgub Jatim nanti, saya masih akan di Trenggalek dan menyelesaikan tugas-tugas sampai tahun 2019 mendatang, " kata Emil saat Deklarasi Dukungan Arek Khofifah-Emil di Kampung Gurami, Wonodadi, Kabupaten Blitar, Minggu (10/12/2017).

Pernyataan Emil yang belum genap dua tahun memimpin Trenggalek ini seolah mengklarifikasi tudingan atau isu-isu yang menyebut dirinya lari dari tanggung jawab.

"Baru sebentar di Trenggalek maunya pindah. Saya ini tidak tinggal gelanggang colong playu (meninggalkan tanggung jawab). Saya tidak akan begitu saja melepaskan amanah yang diberikan masyarakat Trenggalek pada saya," tegas Emil.

Walaupun jabatan bupati yang disandangnya terbilang masih pendek, namun suami Arumi Bachsin ini mengklaim telah banyak menorehkan prestasi bagi kemajuan bagi masyarakat Trenggalek.

"Walaupun masih dua tahun, telah banyak hal yang kita lakukan bersama. Pantai Prigi yang mulai ditinggalkan wisatawan menjadi pusat barometer kesenian, budaya, dan pariwisata di selatan Jawa Timur," papar Emil.

Emil juga menyebut telah mengembangkan kota baru pusat perdagangan Panggul. Dan pengembangan alun-alun Trenggalek yang disebutnya terbagus di pesisir selatan Jawa Timur. Emil di depan puluhan pendukungnya itu begitu bersemangat memamerkan hasil kerjanya mengubah Trenggalek.

"Kita sudah menangani bencana yang terjadi di Trenggalek, mempertahankan pertumbuhan ekonomi sehingga mendapatkan Sindo Ekonomi Award pada tahun 2016. Kita sudah memperbaiki tata kelola pemerintahan, selama ini tidak pernah mendapat WTP dan akhirnya dalam sejarah Trenggalek mendapat Wajar Tanpa Perkecualian serta mendapat puluhan miliar tambahan dana untuk memperbaiki Trenggalek," terang Emil. (det/tit)




Berita Terkait