Berita Metro

Rabu, 13 Desember 2017  17:53

RI Kecam Keras AS, Jokowi Sampaikan 6 usulan

RI Kecam Keras AS, Jokowi Sampaikan 6 usulan
Jokowi di KTT OKI

Laporan dari KTT OKI

Istanbul (BM) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan sikap tegas Indonesia terkait pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Jokowi mengatakan pernyataan AS tersebut tidak bisa diterima dan harus ditolak bersama.

Pernyataan itu disampaikan Jokowi dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) soal Palestina di Istanbul, Turki. Dia mengatakan pernyataan Trump harus dikecam dengan keras.

"Pengakuan ini tidak dapat diterima. Sekali lagi, pengakuan Presiden Trump tidak dapat diterima dan harus dikecam secara keras," kata Jokowi di Rumeli Hall Lutfi Kidar International Convention and Exhibiton Center (ICEC), Istanbul, Turki, Rabu (13/12/2017).

Untuk itu, Jokowi mengajak seluruh negara OKI dapat bersatu dan membela Palestina. "Isu Palestina harus merekatkan kita kembali. Kita bulatkan suara dan persatuan untuk membela Palestina," tegas Jokowi.

Jokowi juga mengatakan keputusan Presiden Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel tidak hanya melukai hati umat Islam, tapi juga melukai rasa keadilan umat manusia.

"Harapan akan kemerdekaan dijauhkan oleh keputusan yang sangat tidak berkeadilan ini. Keputusan tersebut memupuskan harapan terwujudnya perdamaian abadi. Oleh karena itu, keputusan tersebut harus ditolak," katanya.

Keputusan sepihak tersebut, lanjut Jokowi, juga dinilai melanggar berbagai Resolusi Dewan Keamanan PBB terkait Palestina. Karena itu, Presiden menegaskan keputusan tersebut harus ditolak.

"Masyarakat Indonesia, dan saya yakin masyarakat negara OKI masyarakat mengharapkan banyak dari Pertemuan KTT ini. Mereka mengharapkan agar KTT ini dapat mengeluarkan hasil yang optimal, hasil yang dapat ditindaklanjuti, hasil yang dapat dirasakan dampaknya bagi masa depan Palestina," ujar Jokowi.

Jokowi menyatakan dukungan untuk Palestina bukan hanya dalam bentuk politik, namun Indonesia akan terus meningkatkan dukungan peningkatan kapasitas dan dukungan kepada perekonomian Palestina.

Selain itu, dalam hal kebijakan luar negeri, Jokowi juga menegaskan posisi Palestina yang berada di jantung politik luar negeri Indonesia. "Dalam setiap helaan napas diplomasi Indonesia, di situ terdapat keberpihakan terhadap Palestina," kata Jokowi.

Sebelumnya, di hadapan para pimpinan negara OKI, Jokowi mengecam keras sikap Presiden Trump soal Yerusalem. Dia mengatakan pengakuan itu tidak dapat diterima dan harus ditolak bersama.

"Sekali lagi, pengakuan Presiden Trump tidak dapat diterima dan harus dikecam secara keras," kata Jokowi.

Untuk itu, Jokowi mengajak seluruh negara OKI dapat bersatu dan membela Palestina. "Isu Palestina harus merekatkan kita kembali. Kita bulatkan suara dan persatuan untuk membela Palestina," tegas Jokowi.

Jokowi juga mengatakan, keputusan Presiden Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel tidak saja melukai hati umat Islam, namun juga melukai rasa keadilan umat manusia.

"Harapan akan kemerdekaan dijauhkan oleh keputusan yang sangat tidak berkeadilan ini. Keputusan tersebut memupuskan harapan terwujudnya perdamaian abadi. Oleh karena itu, keputusan tersebut harus ditolak," katanya.

 

6 Usulan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan usulan dalam KTT Luar Biasa negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) di Istanbul, Turki yang membahas soal Palestina. Ada enam usulan yang disampaikan Jokowi.

Usulan tersebut disampaikan Jokowi sebagai sikap penolakan keras untuk Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

"Pertama, OKI harus secara tegas menolak pengakuan unilateral tersebut. Two-state solution adalah satu-satunya solusi dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina," kata Jokowi.

Kedua, Jokowi mengajak semua negara yang memiliki Kedutaan Besar di Tel Aviv, Israel, untuk tidak mengikuti keputusan Amerika Serikat memindahkan kedutaan mereka ke Yerusalem.

"Ketiga, negara OKI dapat menjadi motor untuk menggerakkan dukungan negara yang belum mengakui kemerdekaan Palestina, untuk segera melakukannya," kata Jokowi.

Keempat, lanjut Jokowi, bagi negara anggota OKI yang memiliki hubungan dengan Israel agar mengambil langkah-langkah diplomatik. "Termasuk kemungkinan meninjau kembali hubungan dengan Israel sesuai dengan berbagai Resolusi OKI," kata Jokowi.

"Kelima, anggota OKI harus ambil langkah bersama tingkatkan bantuan kemanusiaan, peningkatkan kapasitas dan kerja sama ekonomi kepada Palestina," katanya.

Terakhir, Jokowi berharap OKI harus mampu menjadi motor bagi gerakan di berbagai forum internasional dan multilateral. (rmo/det/ tit)




Berita Terkait