Berita Metro

Senin, 28 Januari 2018  20:08

Presiden Jokowi Temui Pengungsi Rakhine State

Presiden Jokowi Temui Pengungsi Rakhine State
Presiden Jokowi tiba di Kamp Jamtoli, Cox’s Bazar, Bangladesh, Minggu (28/1)

JAKARTA (BM) - Presiden Joko Widodo (Joko Widodo) melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri (PM) Bangladesh Sheikh Hasina di kantornya, di Dhaka, Bangladesh, Minggu (28/1) pagi. Usai bertemu PM Hasina, Presiden menuju Bandar Udara Internasional Hazrat Shahjalal untuk mengunjungi pengungsi Rakhine State, Myanmar, di Cox’s Bazar.

Presiden tiba di lokasi kantor PM Bangladesh sekitar pukul 10.00 waktu setempat atau pukul 11.00 WIB yang langsung disambut oleh PM Sheikh Hasina. Kedua kepala pemerintahan kemudian menuju ruang pertemuan tete a tete, yang dilanjutkan dengan pertemuan bilateral antar delegasi kedua negara yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo dan PM Sheikh Hasina.

Usai pertemuan, kedua pemimpin kemudian menyaksikan penandatanganan perjanjian kerja sama antara kedua negara, yaitu kerja sama di bidang foreign office consultation, komunike bersama mengenai IUU (illegal, unreported, and unregulated) fishing, pembentukan Preferential Trade Agreement (PTA), pembelian LNG, serta pembangunan powerplant LNG.

Sebelum meninggalkan kantor PM Sheikh Hasina, Presiden Jokowi menyempatkan diri mengisi buku tamu.

Dalam kunjungan ini Presiden didampingi oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Duta Besar LBBP RI untuk Bangladesh Rina Soemarno, dan Direktur Asia Selatan dan Tengah Ferdy Piay.

 

Ke Cox’s Bazar

Setelah menempuh perjalanan melalui jalur udara dengan menggunakan pesawat Pesawat Kepresidenan Indonesia-1, Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, tiba di Bandar Udara Cox’s Bazar, Bangladesh, sekitar pukul 12.40 waktu setempat atau 13.40 WIB.

Kedatangan Presiden dan Ibu Iriana langsung disambut oleh Deputy Commisioner MD. Ali Hossain, Superintendent of Police (SP) Dr. AKM Iqbal Hossain, serta Staf Ahli Menteri Luar Negeri RI Bidang Kelembagaan Salman Al Farisi.

Presiden dan Ibu Iriana terlebih dahulu mendapatkan penjelasan yang diberikan Deputy Commissioner Cox’s Bazar Ali Hossain terkait penanganan terhadap pengungsi Rakhine State di Refugee Camp.

Penjelasan tersebut disampaikan di salah satu VIP Room yang berada di Bandar Udara Cox’s Bazar, Bangladesh.

Setelahnya, Presiden dan Ibu Iriana beserta rombongan terbatas menempuh perjalanan sejauh 70 km Jokowi selama satu jam melalui jalur darat dengan menggunakan mobil menuju Kamp Jamtoli, salah satu tempat penampungan pengungsi dari Rakhine State yang ada di Bangladesh.

Di sepanjang perjalanan tampak masyarakat Cox’s Bazar turut menyambut kedatangan Presiden Jokowi. Bahkan beberapa warga sempat mengabadikan momen tersebut melalui gawai mereka.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam kunjungan kali ini adalah Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Koordinator Staf Khusus Teten Masduki, dan Duta Besar Indonesia untuk Bangladesh Rina Soemarno.

 

Monumen Pahlawan

Mengawali hari kedua kunjungannya di Dhaka, Bangladesh, Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana, Minggu (28/1) pagi mengunjungi Bangladesh National Martyrs’ Memorial Savar.

National Martyrs’ Memorial adalah sebuah monumen yang dibangun untuk mengenang para pahlawan kemerdekaan Bangladesh.

Tiba di Savar, Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana disambut oleh Minister of Housing and Public Works Mosharraf Hossain, Minister of Liberation War Mozzammel Haque beserta pengurus National Martyrs’ Memorial dan pejabat setempat.

Selanjutnya Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana menuju tempat peletakan karangan bunga untuk mengikuti prosesi. Tak lupa, Presiden memberikan penghormatan dan mengheningkan cipta untuk para pahlawan kemerdekaan Bangladesh.

Usai prosesi peletakan karangan bunga, Presiden Jokowi menandatangani buku tamu dan kemudian melakukan penanaman pohon Tanjung.

Dari Savar, Presiden dan rombongan langsung melanjutkan kunjungannya ke Bangabandhu Memorial Museum. (set/tit)




Berita Terkait