Berita Metro

Selasa, 06 Februari 2018  23:04

Pelabuhan Ikan Panceng Sumbang PAD

Pelabuhan Ikan Panceng Sumbang PAD
Pelabuhan ikan di Desa Campurejo penyumbang PAD Rp 50 juta per tahun.

GRESIK(BM)-Eksistensi pelabuhan ikan di Desa Campur Rejo Kecamatan Panceng, mampu berkontribusi menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Gresik. Sekertaris Dinas Perikanan, Arif Wicaksono saat pemaparannya dihadapan rombongan anggota DPRD komisi II Kota Probolinggo yang mengunjungi Pemkab Gresik di Ruang Graita Eka Praja, Selasa (6/2). untuk studi banding.

Jika potensi PAD dari pelabuhan ikan di Campurejo mencapai  50 juta per tahun. Pendapatan didapat dari izin lelang, jasa lelang, serta perizinan kapal yang bersandar. “Tiap hari kami berhasil memperoleh jasa timbang dan jasa lelang rata-rata 100 ton per hari atau dengan jumlah kapal ikan berlabuh sebanyak 5 kapal. Selain dari jasa pelabuhan, jasa lelang dan jasa timbang, kami juga mendapat pemasukan PAD dari pabrik es sebesar Rp. 30 juta per tahun,” beber Arif.

Tidak hanya PAD dari sektor Pelabuhan Ikan, sektor perizinan juga menggenjot perolehan PAD. Sekertaris Dinas Penanaman Modal dan PTP, Subhan mengaku PAD dari sektor perijinan akan semakin ditingkatkan. Pihaknya merinci akan menargetkan pendapatan dari  Ijin Mendirikan Bangunan (IMB),  HO, serta Retribusi Ijin mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA)

Sementara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gresik, beberapa waktu lalu meminta  Pemkab untuk menggenjot  Pendapan Asli Daerah (PAD) melalui pajak dan retribusi. Wakil Ketua DPRD Gresik Syafik Am, berharap agar Pemkab Gresik menaikkan PAD ditahun 2018 ini sebab banyak sektor yang sebelumnya menjadi lumbung PAD di Kabupaten Gresik, kini diambil alih oleh pihak Pemerintah Provinsi dan pusat. " Kami meminta Pemkab Gresik untuk menggarap sektor yang masih punya potensi untuk menambah PAD, seperti sektor reklame dan Lestoran," ungkapnya. (Ron/dra)




Berita Terkait