Berita Metro

Kamis, 12 Oktober 2017  23:08

Jualan Sepi, PKL Demo DPRD

Jualan Sepi, PKL Demo DPRD
Ratusan massa mendatangi gedung DPRD Kabupaten Gresik

Gresik(BM)-Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) eks Alun-alun Gresik, melakukan aksi demo di depan gedung DPRD Gresik. Mereka mengeluh karena ditempat jualan yang sementara yang sekarang di jalan Notoprayitno Gresik, sepi pembeli PKL sebelumnya berjualan di Alun-alun Gresik. Mereka sengaja melakukan aksi demo, ke kantor DPRD Gresik untuk mengadukan nasipnya. Karena  jualannya sejak sebulan ini, sepi pembeli. Tempat baru tersebut dinilai kurang strategis.

Menurut Efi salah satu pedagang kaki lima, dirinya sudah nyaris putus asa dan memilih pasrah.  Sejak dilarang berjualan di alun-alun Gresik dengan alasan lebih bersih dan tidak kumuh. Pendemo, hanya bisa berorasi di depan pintu gerbang DPRD Gresik. Mereka sempat kehabisan kesabaran, karena tak kunjung mendapatkan respon. Sehingga mengancam tidak akan memilih para anggota dewan, jika maju dalam Pemilu mendatang.

Salah satu spanduk yang mereka bawa bertuliskan, 'Kembalikan PPAG ke area sekitar Alun-alun'. Tuntutan para PKL kembali ke sekitar Alun-alun, karena lokasi relokasi di lahan bekas tambang Semen Gresik Jl Notoprayitno sepi. Disamping itu juga rawan kecelakaan karena banyak kendaraan melintas dengan kecepatan tinggi. Pengunjung sepi, sehingga pendapatan para PKL berkurang drastis. "Seharusnya pemerintah menyejahterakan rakyat, bukan menyengsarakan rakyatnya. Kami minta dipindahkan di tempat yang tidak layak," kata Yasin Ketua PPAG, dalam orasinya, Kamis (12/10).

Biasanya bila berjualan di Alun-alunGresik, para PKL bisa mendapatkan Rp 200.000 dalam semalam.Namun, setelah pindah pendapatannya menurun menjadi Rp 5.000."Mau makan apa keluarga PKL. Dimana rasa keadilan pemerintah," katanya.Perwakilan massa langsung ditemui Wakil Ketua DPRD Gresik Moh Syafi AM bersama Komisi II Subeki dan Anwar Sadat. Dalam mediasi itu, Komisi II berusaha menemukan antara PKL dengan Dinas Koperindag Kabupaten Gresik."Kami akan mempertemukan dengan dinas terkait pekan depan. Tunggu undangannya," kata Moh Syafi AM. Sebelumnya , para PKLAlun-alunGresik dipindahkan ke Jl Notoprayitno karena ada proyek revitalisasi, dengan anggaran Rp 15 miliar lebih.(ger/dra)




Berita Terkait