Berita Metro

Senin, 12 Juni 2017  00:30

Berantas Korupsi tak Cukup dengan OTT

Berantas Korupsi tak Cukup dengan OTT
Tajuk 12 Juni 2017
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo sepertinya belum sepenuhnya bisa melepaskan daerahnya sebagai zona bebas korupsi dan pungutan liar (pungli). Terbukti, masih terus bermunculannya oknum-oknum pejabat dan aparatur negara sipil (ASN) yang kesandung perkara korupsi dan pungli meski dari waktu ke waktu terus digembar-gemborkan daerah itu sebagai zona bebas korupsi dan pungli.
 
Berdasarkan catatan yang ada, tak kurang dari sepuluh orang yang harus dijebloskan ke balik jeruji besi akibat kasus dugaan korupsi dan pungli dalam beberapa bulan terakhir. Jumlah itu, belum termasuk oknum perangkat desa yang juga terjerat kasus serupa. Beberapa di antaranya, perkaranya sudah dijatuhkan vonis di pengadilan.
 
Kasus terakhir, Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo menetapkan tersangka sekaligus melakukan penahanan terhadap anggota DPRD setempat, Khoirul Huda, pada Kamis (9/6). Penahanan terhadap Ketua Fraksi Golkar yang juga menjabat Ketua  Pansus Perubahan status Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU) menjadi Perseroan Terbatas (PT) itu dilakukan dalam dugaan kasus korupsi di tubuh PDAU.
 
Sebelumnya, pihak kejaksaan sudah menahan tiga tersangka lain dalam kasus yang sama. Ketiga orang itu adalah Direktur PDAU Sidoarjo Amral Soegianto, Kabag Umum yang juga menjabat Kepala unit Delta Gas  Siti Winarni, dan Kepala unit Delta Grafika Imam Junaedy.
 
Pada kesempatan berbeda, Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Polresta Sidoarjo juga kembali menangkap seorang oknum dari Dinas Tenaga Kerja dan Trabnsmigrasi (Disnakertrans) bernama Drs. Djaemanun  Handoko Msi. Penangkapan ini, menyusul Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang juga dilakukan terhadap oknum staf di Dinas Penanaman Modal ‎dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kabupaten Sidoarjo, Ahmad Anwar (55).
 
Dari Pasar Porong, juga dilakukan OTT terhadap tiga pegawai di pasar itu. Tiga pegawai pasar yang langsuhng dilakukan penahanan itu adalah Kepala UPT Pasar Porong, Agustono (51), Pengawas Pasar Porong, Sugiono (53) dan Bendahara Pembantu Pasar Porong, Abdul Wahab (54). Belum lagi, oknum perangkat desa yang juga terjerat kasus serupa. Hingga saat ini jumlahnya mencapai belasan orang.
 
Keberhasilan aparat penegak hukum di Sidoarjo mengungkap berbaghai tindak pidana korupsi dan pungli, memang tidak bisa dipungkiri. 
 
Prestasi ini patut dibanggakan. Berdasar hasil Analisa Evaluasi dan Sosialisasi Unit Pemberantasan Pungli (UPP) di Mapolda Jatim beberapa waktu lalu, Kabupaten Sidoarjo menempati urutan pertama di Jawa Timur dalam OTT yang dilakukan Satgas Saber Pungli. Jawa Timur sendiri menempati peringkat kedua untuk tingkat nasional setelah Jawa Barat.
 
Yang jadi pertanyaan sekarang, mengapa hingga saat ini belum juga ada tanda-tanda kasus korupsi dan pungli mereda meski sebenarnya berbagai upaya terus dilakukan. Mulai dari pemberian pembekalan lewat berbagai penyuluhan, pendampingan hukum sampai pengawasan yang diperketat, akan tetapi dua perkara itu masih saja terus bermunculan. Kasus-kasus korupsi, beserta turunannya, semacam pungli dan sebagainya, masih kerap terjadi.
 
Dari beragam jawaban yang mungkin muncul, ada dua hal yang sepertinya butuh lebih ditekankan. Yaitu, pencegahan dan penindakan yang lebih dipertegas di seluruh level penyelenggara anggaran, dari tingkat kabupaten hingga tingkat desa. Menyikapi kenyataan itu, aparat penegak hukum, tak bisa hanya melakukan OTT tanpa mencari akar permasalahan atas menjamurnya permasalahan itu. Perlu dilakukan analisa lebih mendalam mengenai akar persoalan sekaligus dicarikan solusinya agar semuanya bisa diberantas secara tuntas.
 
Sistem pencegahan yang selama ini telah ada, seharusnya lebih difungsikan secara professional. Lebih ditingkat dan diberdayakan. Inspektorat, dan lembaga pengawasan internal yang ada, seharusnya bisa bekerja lebih maksimal dengan menelisik untuk mengetahui lebih cepat indikasi-indikasi bakal terjadinya pungli, kolusi hingga korupsi di wilayahnya. Budiarie S



Berita Terkait