Berita Metro

Kamis, 11 Januari 2018  23:21

BPOM Minta Perketat Pengawasan Obat dan Makanan

BPOM Minta Perketat Pengawasan Obat dan Makanan
TRENGGALEK (BM) – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jawa Timur (Jatim) agar pengawasan obat dan makanan lebih diperketat. Penegasan itu disampaikan petugas BPOM Jatim melakukan sosialisasi Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2017 tentang Peningkatan Efektifitas Pengawasan Obat dan Makanan di gedung Bhawarasa Trenggalek, Kamis (11/1).
 
Petugas BPOM Jatim, di antaranya Kepala Balai BPOMakanan Dra. Hardaningsih, Apt, MHSM, Kabid Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen, Dra. Retno Chatulistiani, Apt, Kabid Pengujian Pangan dan Bahan berbahaya Dra. Edi Kusumastuti, Apt, diterima langsung Asisten I Sekda Kabupaten Trenggalek Sugeng Widodo, S.H.
 
Dikatakan Sugeng Widodo, sosialisasi Inpres ini diikuti oleh beberapa Kepala OPD dengan mengharapkan terciptanya suatu koordinasi yang solid dari beberapa instansi terkait untuk mendukung program peningkatan efektifitas pengawasan obat dan makanan yang ada di Trenggalek.
 
Secara umum, Inpres nomor 3 Tahun 2017 mengatur bagaimana berbagai instansi terkait dapat mengambil langkah-langkah sesuai tugas, fungsi, dan kewenangannya masing-masing untuk melakukan peningkatan efektifitas dan penguatan pengawasan obat dan makanan. “Pasalnya pengawasan obat dan makanan saat ini tidak bisa dilakukan oleh BPOM sendiri, sehingga sangat diperlukan kerjasama sinergis dari lintas sektoral yang bahu-membahu mengawal setiap produk obat dan makanan yang beredar, baik itu sektor kesehatan, perdagangan, perindustrian, dan pertanian,” ungkapnya.
 
Masih menurut Sugeng Widodo, pengawasan obat dan makanan tentu sangat berkaitan erat dengan ketahanan nasional dalam bidang kesehatan, sosial, ekonomi, dan keamanan dan ketertiban masyarakat.  
 
Dengan beberapa aspek yang ada Sugeng Widodo juga menyatakan pengawasan obat dan makanan tidak bisa dianggap remeh dan mempunyai peran sangat strategis untuk mengawal produk obat dan makanan yang beredar di masyarakat. (ko/udi)
 



Berita Terkait