Berita Metro

Sabtu, 10 September 2017  22:46

Proyek Pelabuhan Jangkar Ditarget Desember

Proyek Pelabuhan Jangkar Ditarget Desember
SITUBONDO (BM) – Proyek pembangunan pelabuhan feri  di Desa Jangkar, Kabupaten Situbondo, ditargetkan rampung pada akhir Desember 2017. "Kami baru mengerjakan pembangunan pelabuhan penyeberangan di Kecamatan Jangkar sejak pertengahan Agustus 2017.

Dan diperkirakan membutuhkan waktu hampir lima bulan," ujar 'Site Manager' (penanggung jawab pelaksana proyek) PT Kurnia Jaya Wirabakti Surabaya, Cahyo Utomo di Situbondo, Sabtu (9/9).

Ia mengemukakan, pembangunan pelabuhan feri yang baru tersebut selain membuat dermaga baru yang berdampingan dengan pelabuhan lama juga melakukan reklamasi sebagai tempat parkir kendaraan. Pembangunan pelabuhan penyeberangan itu, katanya, sebenarnya membutuhkan waktu sekitar tujuh bulan karena selain setelah reklamasi juga dibangun "trestel" atau akses jalan dari dermaga menuju daratan.

"Yang jelas pelabuhan feri baru ini lebih menjorok ke tengah laut atau lebih panjang dari pelabuhan lama. Untuk reklamasi saja dari bibir pantai 90 meter dan 'trestel' 40 meter dan ditambah dermaganya sepanjang 230 meter ke tengah laut," katanya.

Sebelumnya, Kepala Pelabuhan Feri Jangkar, Kabupaten Situbondo, Juni Dwi Hanggoro mengatakat, Pelabuhan penyeberangan baru ini dibuat, karena pelabuhan lama yang selama ini digunakan umurnya sudah 33 tahun. Selain umur bangunan pelabuhan sudah tua, lanjut dia, pelabuhan penyeberangan dari Jangkar menuju Pulau Raas, Pulau Sapudi dan Pelabuhan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura, itu kondisinya juga sudah mulai banyak yang rusak.

Pembangunan pelabuhan tersebut menyerap anggaran sebesar sekitar Rp 47 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Induk Provinsi Jatim. Pengalokasian anggaran puluhan miliar untuk membangun dermaga baru di Kecamatan Jangkar itu, sebagai langkah pertama Pelabuhan Feri Jangkar yang direncanakan menjadi pelabuhan besar yang menghubungkan ke Pelabuhan Padangbai Bali, Pelabuhan Lembar Lombok, NusaTenggara Barat (NTB). (nt/udi)
 



Berita Terkait