Berita Metro

Minggu, 16 Juli 2017  20:39

Pemkab Situbondo Canangkan Progam 'Jumat Mubarok'

Pemkab Situbondo Canangkan Progam 'Jumat Mubarok'
SITUBONDO (BM) - Kawasan Alun-alun Situbondo dijadikan pilot project pelaksanaan Program Jumat Mubarok. Dengan program tersebut, Satpol PP melarang seluruh warga pria beraktivitas apapun menjelang hingga selesainya Salat Jumat, di Masjid Jamik Al-Abror Situbondo. Termasuk, melakukan transaksi pembelian di kalangan PKL kawasan Alun-alun Situbondo.

"Ini untuk menghormati kaum muslim yang sedang menunaikan salat Jumat. Sementara memang baru kawasan alun-alun dan sekitarnya. Nanti akan kita kembangkan ke beberapa kawasan lainnya," kata Kepala Satpol PP Situbondo, Masyhari.

Penjagaan Alun-alun Situbondo untuk program Jumat Mubarok dilakukan menjelang Salat Jumat, sekitar pukul 11.00 Wib. Sejumlah Satpol PP wanita alias Poltik (Satpol PP cantik) dikerahkan. Sambil melakukan penjagaan di pintu masuk sisi timur Alun-alun, para Satpoltik ini meminta para pria menunda kunjungannya lebih dulu, hingga selesainya Salat Jumat. Para Satpoltik juga mengimbau, pria muslim yang hendak berkunjung untuk menunaikan Salat Jumat lebih dulu.

Tak hanya itu. Para Satpoltik juga menghampiri setiap pengunjung pria dan memintanya meninggalkan lokasi. Dengan sabar dan penuh senyum Satpoltik mengarahkan kalangan pria muslim menunaikan Salat Jumat. Baik yang sekedar kongkow-kongkow di tempat-tempat rindang, maupun yang lagi asyik nongkrong di warung PKL alun-alun.

Program ini juga didukung Paguyuban PKL Jaya Mandiri Alun-Alun Situbondo. Mereka memasang spanduk bertuliskan: "Tidak ada layani jual beli menjelang Salat Jumat hingga selesai". Spanduk itu terpasang di dekat pintu masuk sisi timur alun-alun.

Selain alun-alun, lanjut Masyhari, program Jumat Mubarok ini juga mulai diarahkan ke kawasan sekitar, termasuk area-area pertokoan. Pihaknya terus menerus melakukan sosialisasi, agar pihak toko tidak melayani pengunjung pria setiap menjelang hingga selesainya Salat Jumat.

"Sosialiasi memang baru disampaikan dengan lisan. Tapi kami berharap semua bisa mengikuti, untuk menghormati kaum muslim yang menunaikan salat Jumat. Ini salah satu program unggulan bapak bupati," ujar mantan Camat Asembagus itu.
(det/udi)



Berita Terkait