Berita Metro

Selasa, 29 Agustus 2017  10:11

8 Desa di Enam Kecamatan di Situbondo Kekeringan

8 Desa di Enam Kecamatan di Situbondo Kekeringan
SITUBONDO (BM) - Musim kemarau mulai menyebabkan sejumlah daerah di Situbondo mengalami kekeringan. Hingga Selasa (29/8), tercatat 15 dusun di beberapa wilayah Situbondo yang terbilang mengalami kering kritis. 

BPBD dan Tagana Dinas Sosial (Dinsos) Situbondo pun mulai turun tangan mendistribusikan air bersih ke titik-titik kekeringan tersebut. "Sampai saat ini ada 15 dusun yang mengalami kekeringan. Pendistribusian air bersih ke 15 dusun itu sudah dilakukan mulai kemarin, setelah dilaksanakan apel siaga bencana kekeringan," kata Sekretaris BPBD Situbondo, Budi Narwanto, Selasa (29/8).

Sebanyak 15 dusun yang mengalami kekeringan itu tersebar di 8 desa dalam 6 kecamatan di Situbondo. Terbanyak dusun di landa kekeringan ada di Kecamatan Mlandingan, yakni mencapai 4 dusun. Masing-masing Dusun Jerugen dan Dusun Krajan di Desa Selomukti, serta Dusun Trebungan Timur dan Dusun Karang Taman di Desa Trebungan.

Pendistribusian air bersih dilakukan ke tiap dusun secara terjadwal. Tiap dusun mendapat jatah pendistribusian air bersih satu minggu sekali, secara bergantian. Pendistribusian dilakukan menggunakan truk tangki milik BPBD dan Tagana Dinsos Situbondo. 

"Sementara memang 15 dusun, tapi kemungkinan besar masih akan terus bertambah. Ada beberapa kecamatan yang baru mengirimkan laporan kekeringan di daerahnya," timpal pejabat BPBD lainnya, Ika Budi Cahyono. 

Dia mengemukakan, setiap laporan kekeringan yang masuk akan langsung disurvei. Sebab tidak seluruh desa meminta bantuan pendistribusian air bersih. Ada beberapa desa yang hanya meminta bantuan tandon air, karena sumber air di daerahnya dirasa masih dapat memenuhi kebutuhan warganya. "Memang ada desa yang hanya meminta bantuan tandon. Makanya, setiap laporan pasti kita survei dulu," tandas Puriyono, Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo. (det/udi)
 



Berita Terkait