Berita Metro

Rabu, 02 Oktober 2016  19:36

Lima Kecamatan di Jombang Endemis DBD

Lima Kecamatan di Jombang Endemis DBD
Ilustrasi
JOMBANG (BM) – Memasuki musim hujan, ada sebanyak lima Kecamatan di Kabupaten Jombang dinyatakan edemis Demam Berdarah Dengue (DBD), diantaranya Kecamatan Jombang, Peterongan, Diwek, Sumobito dan Kecamatan Jogoroto. Bupati Jombang, Nyono Suharli Wihandoko mengatakan tingginya kasus DBD itu disebabkan oleh faktor cuaca tidak menentu dan kemarau basah yang menyebabkan tingkat kelembapan semakin tinggi. Dikatakan Nyono, hal ini cukup menguntungkan untuk berkembangbiaknya jentik-jentik nyamuk Aedes Aegytpy.
 
Dalam menekan perkembangan wabah DBD, saat ini pihaknya menggalakkan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Selain melakukan fogging massal, Pemkab juga mengimbau masyarakat agar rajin melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan metode 3M plus (Menutup, Menguras, Mengubur dan Mengoles lotion anti nyamuk)
 
“Lima Kecamatan ini menjadi langganan terserang Demam Berdarah. Kita harus waspada, karena ini awal musim penghujan. Antisipasinya, kita lakukan pencegahan atau pemberantasan terhadap sarang nyamuk. Tahun ini tercatat 783 kasus meninggal 11 orang, sepanjang Januari hingga September ini”, kata Nyono Suharli, kemarin.
 
Data dari Dinas Kesehatan setempat, sepanjang tahun 2016 ini, terdapat 700 lebih kasus DBD dengan total angka kematian sebanyak 11 orang akibat DBD. Jumlah ini lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya. Periode Januari–Desember 2015, kasus DBD di Jombang sebanyak 670-an kasus dengan jumlah kasus meninggal dunia 4 orang. Sedangkan tahun 2014, jumlah kasus DBD sebanyak 356 dengan jumlah korban meninggal 6 orang.(job/dra)



Berita Terkait